Jika Tolak Hasil Pemilu Secara Inkonstitusional, Demokrat Ogah Ikuti Langkah Prabowo-Sandi

Jansen Sitindaon. (Foto: net)
Rabu, 15 Mei 2019, 19:42 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Partai Demokrat enggan mengikuti keputusan calon presiden Prabowo menolak hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), karena dinilai penuh kecurangan. Alasannya, partai politik pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mau terlibat dalam penolakan jika dilakukan dengan cara inkonstitusional.

"Pandangan kami, Partai Demokrat, silakan saja menolak hasil pemilu, ya, tapi melalui jalan konstitusional. Kita berjuang di depan hukum. Karena menolak itu kan memang juga bagian dari hak peserta pemilu yang diatur di UU kita ya," kata Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon, Rabu (15/5/2019).

Baca juga : Hingga Kini Lokasi Penghitungan Suara Kubu Prabowo-Sandi Belum Jelas

Mengacu Pasal 475 UU Pemilu No. 7 Tahun 2017, perselisihan pemilu telah diatur dalam regulasi tersebut. Dalam aturan, dijelaskan jika terjadi perselisihan penetapan perolehan suara sehingga peserta pemilu cq pasangan calon menolak penetapan KPU, penolakan disalurkan melalui jalur hukum untuk dibuktikan ulang kebenarannya melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Di forum inilah dibuktikan segala kecurangan yang ada berdasarkan bukti-bukti yang dipunya. Karena pemilu ini kan ada mekanisme dan tata caranya. Dan tata caranya ini kita semua partai yang hari ini jadi peserta pemilu juga yang buat kan melalui DPR," kata Jansen.

Baca juga : Jokowi-Maruf Unggul Hasil Penghitungan Internal, PDI-P Siap Adu Data dengan Prabowo-Sandi

Apabila jalur konstitusional seperti itu yang ditempuh Prabowo-Sandi, menurut Jansen Demokrat siap mendukung. "Sepanjang menolak hasil pemilu yang disampaikan Pak Prabowo itu ditempuh melalui jalan konstitusional kami Partai Demokrat pasti akan dukung," katanya.

"Namun jika penolakannya memakai jalan lain yang sifatnya inkonstitusional, apalagi sampai mengadu-ngadu rakyat di bawah yang berpotensi memakan korban sesama anak bangsa sendiri, maka kami Demokrat menolak untuk terlibat," imbuh dia.

Baca juga : Tokoh Agama Kabupaten Brebes Meminta Warga Tolak Aksi People Power

Jansen mengatakan, Demokrat siap menjaga keutuhan bangsa. "Sebagai partai yang dipimpin oleh mantan presiden yang pernah menjaga Indonesia ini selama 10 tahun tetap utuh dan rukun, tentu jalan Demokrat adalah jalan konstitusional yang menghindari betul perpecahan di bangsa ini. Sepanjang masih tersedia jalan konstitusional yang cara kerjanya masih bisa kita awasi bersama, mari kita tempuh jalan itu dulu," tandas Jansen. (RIZ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal