Ketua DPR RI: Tingkat Kematian Tinggi, Harus Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Selasa, 24 Agustus 2021, 15:14 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti angka kematian akibat Covid-19 yang masih tinggi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia pun meminta pemerintah menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan menekan angka kematian akibat Covid-19 jika PPKM kembali diperpanjang.

"Setelah PPKM diperpanjang, memang terlihat adanya tren penurunan penambahan kasus Covid-19, tapi harus menjadi perhatian bersama soal indikator angka kematian yang sampai sekarang masih cukup tinggi," kata Puan lewat keterangan tertulis, Senin (23/8/2021) kemarin.

Angka kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan setiap hari mencapai di atas 1.000 kasus, sejak PPKM 16 Agustus 2021 (Jawa-Bali) dan 9 Agustus 2021 (Luar Jawa dan Bali) hingga berakhir Senin (23/8). Angka tersebut sangat tinggi, sementara diperkirakan banyak kasus kematian yang belum dilaporkan.

Baca juga : Ketua DPR RI: Kehadiran Negara Diharapkan Rakyat, Pemerintah Harus Tingkatkan Kinerjanya Tangani Pandemi

Hingga Minggu (23/8/2021), 126.372 orang pasien Covid-19 di Indonesia telah meninggal dunia. Pada Selasa (27/7/2021), angka kematian pasien Covid-19 menyentuh jumlah tertinggi selama pandemi Covid-19. Saat itu, Indonesia melaporkan 2.069 orang mati akibat Covid-19 dalam waktu 24 jam. B

erdasarkan laporan dan catatan tersebut, Ketua DPP PDIP itu meminta kematian pasien Covid-19 jadi bahan evaluasi penerapan PPKM.

"Bagi daerah-daerah yang angka kasus kematian Covid-19 masih tinggi, harus hati-hati kalau ingin melonggarkan pembatasan kegiatan. Hal ini sejalan dengan rekomendasi WHO," tegas Puan.

Baca juga : Ketua MPR RI: Waspadai Bangkitnya Paham Komunisme dan Radikalisme di Tengah Pandemi

Selain itu, ia juga meminta pemerintah tak lengah dalam melaksanakan tes, telusur, dan perawatan (3T). Puan tak ingin tiga upaya utama penanganan pandemi Covid-19 itu dikendorkan karena pemerintah sibuk melakukan vaksinasi.

"Jangan karena ingin mengejar target vaksinasi, kemudian indikator-indikator penanganan pandemi lainnya jadi kendor. Pastikan semua berjalan bersamaan karena semuanya sama-sama penting untuk menyelamatkan rakyat dari badai Corona," tambah Puan.

Sementara Puan juga meminta perhatian khusus pemerintah terhadap sejumlah daerah dengan angka kematian pasien Covid-19 yang tinggi, yaitu Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Aceh, Gorontalo, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta (DIY), Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal