Jokowi Unggul 15 Juta Suara, Sandi Sibuk Cari Kecurangan Selama 10 Hari

Selasa, 14 Mei 2019, 20:09 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU hingga Selasa (14/5/2019) kemarin, menyebutkan perolehan suara Jokowi terpaut 15 juta suara dan semakin jauh mengungguli pesaingnya, Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Situng telah memasukkan 657.095 tempat pemungutan suara (TPS) atau 80,78 persen dari 813.350 TPS. Berdasarkan perolehan suara sementara di Situng, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan 69.695.100 suara (56,32 persen). Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 54.054.739 suara (43,68 persen). Selisih antara keduanya mencapai 15,6 juta suara.

Baca juga : Majukan UMKM dan Wisata, LMS Gelar Bazar Ramadhan Cipali Selama 10 Hari

Sementara, dari 34 provinsi, empat provinsi telah menyelesaikan menyalin data Formulir C1 ke dalam Situng KPU, yakni Bengkulu, Bangka Belitung, Bali, dan Gorontalo. Dari keempat provinsi tersebut, Jokowi unggul di tiga provinsi (Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Gorontalo). Sedangkan Prabowo menang di satu provinsi (Bengkulu).

Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka. Data yang ditampilkan pada Situng KPU adalah data yang disalin apa adanya, sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS.

Baca juga : Deklarasi Kesepahaman Tak Ada Kecurangan Pemilu di Kabupaten Tangerang

Sementara, Cawapres 02 Sandiaga Uno justru mengaku telah mengumpulkan bukti kecurangan Pemilu serentak 2019. Setelah dirinya berkeliling ke sejumlah provinsi, selama 10 hari terakhir. Khususnya di Banten, lanjut Sandiaga, pihaknya menemukan adanya dugaan penyimpangan yang terjadi terkait pemilihan presiden, bahkan sebelum Pemilu digelar.

"Harapan dari masyarakat agar temuan-temuan yang sudah dilaporkan direvisi dan dikoreksi," kata Sandiaga di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Fokus Kawal Suara, Sandi Ogah Hadiri Perayaan Hari Buruh

Lebih jauh, Sandiaga menyatakan bahwa dugaan tersebut telah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu. "Semua data telah diserahkan," tandas Sandiaga. (DED)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal