Ketua MPR RI: Waspadai Bangkitnya Paham Komunisme dan Radikalisme di Tengah Pandemi

Selasa, 17 Agustus 2021, 09:23 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Di tengah ketidakpastian akibat badai pandemi Covid-19, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyatakan, kondisi tersebut bisa berpotensi memicu kebangkitan ideologi radikal.

"Yang juga patut diwaspadai adalah potensi bangkitnya nilai-nilai, paham individualisme, komunisme, intoleransi, separatisme, radikalisme, terorisme, dan etnonasionalisme di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19," kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu dalam pidato pembukaan Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021) kemarin.

Baca juga : Ketua DPR RI Apresiasi Pemberian Bintang Tanda Jasa bagi Tenaga Kesehatan

Untuk itu, Bamsoet meminta perang terhadap pandemi Covid-19 dilakukan dengan peningkatan ketahanan ideologi masyarakat, selain dengan penguatan tubuh dengan vaksinasi. Dan vaksin yang harus dilakukan oleh MPR adalah vaksinasi ideologi Pancasila melalui sosialisasi empat pilar MPR.

"Yaitu Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh wilayah tanah air," tegas Bamsoet.

Baca juga : Lapas Subang Bangun Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, melalui vaksinasi ideologi ini, diyakininya, segala potensi ancaman dan gangguan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa akan dapat dicegah dan ditangkal. Sementara adanya wabah Covid-19, dikatakannya, justru akan semakin memperkuat ketahanan ideologi Indonesia.

Covid-19 tidak hanya menjadi tantangan, tetapi menjadi peluang baru bagi Indonesia. "Tetapi menjadi peluang untuk bangkit beradaptasi dengan tuntutan dinamika, situasi, dan kondisi yang baru," tandasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal