LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) pada Senin (13/5) kemarin, menyelenggarakan buka bersama dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hadir pula para Wakil Ketua DPR RI yakni Agus Hermanto, Fahri Hamzah, dan Utut Adianto.
Sementara, Wakil Ketua DPR Fadli Zon tak hadir di rumah dinas Bamsoet di kawasan Widya Chandra III, Jakarta Selatan. Presiden Jokowi sendiri tiba di rumah dinas Bamsoet pukul 17.20 WIB, dengan mengenakan kemeja koko warna putih dan peci hitam.
Baca juga : HMI Minta Presiden Jokowi Cabut Izin PT Toba Sejahtera Grup
Yang mengejutkan awak media, ketika sosok Fahri Hamzah ikut menjemput dan mendampingi Presiden Jokowi masuk ke dalam rumah dinas Bamsoet. Padahal, Fahri dikenal sering mengkritik Presiden Jokowi.
Di hadapan Jokowi-JK, menteri, elite kader politik, duta besar, dan tokoh yang hadir, Ketua DPR Bamsoet dalam pidatonya justru menyindir soal 'people power'. Menurut ketua DPP Partai Golkar ini, sikap tersebut tak seharusnya direncanakan. "Tak ada urgency-nya melakukan itu, karena Pemilu berjalan damai," ucapnya.
Baca juga : Beda Pendapat Soal Selisih Suara, Caleg PDIP Hantam Caleg Nasdem
Bamsoet juga meminta masyarakat tidak terpancing wacana 'people power' atau revolusi pasca-pelaksanaan Pemilu 2019. "Kita memiliki tanggung jawab yang sama agar Indonesia tetap kondusif, kendati ruang publik masih bising karena dijejali isu-isu tentang hasil Pemilu 2019," ungkap dia.
Dia menyarankan, agar sesama anak bangsa mendorong semua lapisan masyarakat untuk tetap fokus pada kegiatan ibadah puasa Ramadhan dan melakukan persiapan menyongsong Idul Fitri. Bamsoet menilai, Polri dan TNI yang terus memobilisasi aparat keamanan dan melakukan langkah persuasif terkait 'people power' menjadi bukti bahwa keamanan nasional dan ketertiban umum terjaga.
Baca juga : Ini 3 Permintaan Masyarakat Desa Pantai Bakti kepada Jokowi
"Isu atau wacana tentang 'people power' dan revolusi telah direspons dengan bijaksana dan terukur oleh Polri," papar Bamsoet. (DED)