PBNU: Saatnya Bergandengan Tangan, Aksi Provokasi & Politik Perbuatan Tak Berakhlak

Selasa, 27 Juli 2021, 15:28 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - PBNU menyatakan dukungannya terhadap pemerintah untuk terus mengatasi pandemi Covid 19 dengan segala daya dan upaya. Di sisi lain, PBNU menyesalkan aksi provokasi dan upaya sekelompok orang yang memiliki agenda politik di saat negara sedang mengalami kesulitan dalam menghadapi badai Pandemi Covid-19.

Inilah yang disampaikan dan ditegaskan oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dalam dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Baca juga : 56 Warga Langgar Prokes di Kemayoran, Polisi Bagikan 200 Masker

“Sekarang saatnya bergandengan tangan, partai pendukung, oposisi, masyarakat manapun, harus bergandengan tangan. Jangan sampai malah ini dibikin kesempatan untuk tujuan target politik. Tidak etis, tidak berakhlak, tidak bermoral orang yang melakukan agenda politik di saat gawat seperti ini," tutur Kiai Said saat berdialog dalam pertemuan virtual Menko Polhukam dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Senin (26/7/2021) sore.

Kemenko Polhukam menyelenggarakan silaturahmi ini untuk membahas kesepahaman dan kerja sama dengan ormas dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga : Banyak Temuan Anggaran, Fraksi PDIP Pertanyakan WTP BPK RI

Pada kesempatan yang sama, Said Aqil juga mengajak masyarakat untuk satu barisan menolong masyarakat yang terdampak Covid. “Dalam Islam dikatakan, ada Hifdzun-Nafs ada Hifdzun Maal. Yaitu bagaimana menyelamatkan jiwa dulu, baru ekonomi. Yang paling penting jiwa dulu. Nyawa dulu, Kesehatan dulu. Dengan sekuat tenaga," terang Kiai Said.

Sementara dalam pertemuan yang digelar secara online tersebut, dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini dan jajaran pengurus. Sedangkan, dari Kemenko Polhukam, Menko Mahfud hadir beserta Sesmenko, para Deputi, para Staf Ahli, serta para Staf Khusus. (Asp).

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal