LampuHijau.co.id - Masyarakat Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi menginginkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi keluhan mereka. Setidaknya, ada tiga masalah yang tengah dirasakan oleh para warga desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang itu.
Itu dikatakan oleh tokoh masyarakat setempat, Haji Mait. Masalah pertama yakni status tanah seluas ratusan hektare yang bermasalah selama 20 tahun. Padahal tanah itu sebagian besar digunakan oleh warga setempat sebagai pertambakan, perkebunan, dan perasawahan. Mereka belum memiliki sertifikat atas lahan itu dan khawatir suatu saat tanah itu bisa saja dirampas oknum yang tak bertanggung jawab.
Baca juga : Jelang Lebaran, Banyak Masyarakat yang Bakal Ngutang Buat Beli Kendaraan Mudik
Kedua, pembuatan turap di bibir pantai. Karena, ketika air pasang, sering kali air meluap hingga ke daratan. Itu berimbas kepada pemukiman warga dan tambak yang ada di lokasi itu. Ketiga, yakni normalisasi aliran Sungai Bungin dan pesisir Pantai Bungin menuju ke laut. Tak jarang perahu nelayan tersangkut karena pesisir yang dangkal, terutama ketika air surut. Kalau sudah begitu, nelayan mesti turun dan menuntun perahunya.
Warga setempat menuturkan, ketika air surut, bahkan mereka yang tengah melaut harus menunggu ketika air pasang supaya dapat kembali ke Sungai Bungin. Kejadian perahu yang kandas karena bagian lambung rusak akibat menyentuh dangkalan juga ada.
Baca juga : Penuhi Kebutuhan Masyarakat Selama Ramadhan, BI Cirebon Siapkan Rp8,2 Triliun
“Makanya kita kemaren (Pilkada 2019) berusaha agar Pak Jokowi menang supaya diperhatikan status tanah tumpang tindih, juga supaya dilanjutkan pembangunan di Muara Gembong,” ucap Mait, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dari desa yang ada di Kecamatan Muara Gembong, dukungan warga Desa Pantai Bakti terhadap Jokowi adalah yang terbesar. “Mudah-mudahan dia (Jokowi, red) bisa lihat mana yang bener dan mana yang tidak bener. Mana yang bagus dan mana yang tidak bagus untuk rakyat kecil,” ucapnya.
Baca juga : Sandi Setuju Pertemuan Prabowo dan Jokowi Digelar
Sesepuh nelayan setempat, Cawan, meminta hal yang sama kepada Presiden Joko Widodo apabila lanjut 2 periode. “Minta tolong, Pantai Bakti bikin garap tanah itu tanah negara, mohon minta satu sikap. Sampai sekarang, saya lahir 1949, sampai detik ini belum ada sertifikat,” katanya.
Karena selama dua kali pemilu masyarakat Muara Gembong berhasil menjaga suara untuk Joko Widodo, maka mereka menganggap tak berlebihan apabila mengadu langsung kepadanya. Pada Pemilu 2014, Jokowi meraih 53 persen suara di Muara Gembong dan pada 2019 meningkat 3,8 sehingga menjadi 56,8 persen. (DIR)