Soal Data Covid-19, DPR: Kepala Daerah Harus Jujur dengan Kondisi di Daerahnya

Senin, 12 Juli 2021, 16:25 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para pemimpin pemerintahan daerah harus menyajikan data secara terbuka atau jujur soal kondisi kasus penularan Covid-19 di wilayah masing-masing. Dikatakannya, pemerintah daerah juga harus terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Harus jujur dengan kondisi di daerahnya, supaya kita tahu masalahnya, dan bisa melakukan mitigasi, antisipasi. Jangan kondisi Covid-19 sudah bahaya, baru koordinasi dengan pusat," tutur Puan dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.

Baca juga : Saat Terpapar Covid-19, Warga Belum Divaksin Berpotensi Meninggal Dunia

Selain itu, Puan meminta pemerintah daerah memetakan target dan kemampuan vaksinasi per bulan. Menurutnya, pemetaan penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mengenai dosis vaksin, tenaga kesehatan, lokasi vaksinasi, mekanisme, dan lain-lain.

"Semuanya perlu diperhatikan secara rinci. Tidak apa micro managing, karena kalau urusan nyawa orang itu harus diperhatikan semua detailnya," ujar politikus PDIP tersebut.

Baca juga : Selama Pandemi Covid-19, Jumlah Pekerja yang di-PHK Meningkat di Jakpus

Lebih lanjut, Puan juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah harus menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) 2022 dengan mengantisipasi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, RAPBD yang yang disusun harus mendukung kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik dan menghilangkan hal yang tidak prioritas.

"Harus mengantisipasi ketidakpastian di tahun 2022," tegasnya.

Baca juga : Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Pengelola Pasar Tasik Cideng Wajibkan Karyawan Vaksinasi di Polsek Gambir

Sementara dalam keterangan terpisah, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia masuk dalam fase eksponensial atau bisa dibilang penambahan kasus luar biasa secara terus-menerus. Oleh karena itu, kata dia, banyak negara luar yang mencoba memberi bantuan kepada Indonesia demi menghadapi badaiCovid-19 yang terus terjadi di nusantara.

Saat ini pun, kata dia, beberapa negara sudah bersiap menawarkan bantuan untuk Indonesia, salah satunya tabung oksigen. "Ketika Indonesia sekarang sedang mengalami eksponensial, beberapa negara juga sudah menawarkan dan akan beri bantuan," kata Mahfud dalam keterangan video, Jumat lalu. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal