Kasus Covid-19 Nggak Juga Turun, Wakil Ketua DPR RI Dukung Penerapan PPKM Darurat

Rabu, 30 Juni 2021, 11:53 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Kasus infeksi Covid-19 di Indonesia tak kunjung turun, justru sebaliknya malah semakin melonjak. Presiden Joko Widodo pun dikabarkan bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 30 Juni 2021.

Mendengar hal itu, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan dukungan penuh atas rencana tersebut. Gus Muhaimin mengatakan, kebijakan tersebut sepatutnya segera diimplementasikan mengingat sebaran Covid-19 di Indonesia semakin sulit dikendalikan.

Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak, Ketua DPR RI: Pemerintah Harus Segera Bertindak Atasi Lonjakan Kasus Covid-19

“Saya dengar juga kabar itu (PPKM Darurat, red). Kebijakan ini patut diambil melihat kasus Covid-19 di Indonesia yang terus naik,” ujar Gus Muhaimin di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Diungkapkannya, pemerintah sebenarnya sudah memberlakukan PPKM Mikro sejak Februari 2021. Bolak-balik diperpanjang, lanjut Gus Muhaimin, presiden memutuskan untuk mengambil pengetatan atau penebalan PPKM Mikro pada Juni lalu. Namun, kasus Covid terus naik.

Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, RSUD Ciereng Membutuhkan 300 Peti Mati

Karena itu, Gus Muhaimin mendukung penuh rencana pemerintah menetapkan PPKM Darurat. Terlebih, bahaya Covid-19 kini menyasar bukan saja ke kalangan dewasa, tapi juga anak-anak.

“Saya ingatkan, ancaman Covid saat ini semakin serius. Bahkan sudah menjangkiti anak-anak,” tegas Gus Muhaimin.

Baca juga : BUMN Terpuruk Utangnya Membengkak, Wakil Ketua DPR Bilang Segera Evaluasi dan Perlu Terobosan

Untuk itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tetap mengimbau ketaatan masyarakat terhadap PPKM berangkat dari kesadaran, sehingga tidak ada upaya mencari celah untuk melanggar.  Menurutnya, kesadaran sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang. Pasalnya, wabah ini menyangkut keselamatan jiwa bersama, bukan lagi urusan orang perorang.

"Masalah pandemi ini menyangkut keselamatan jiwa bersama, bukan lagi urusan kelompok atau orang perorang. Satu saja di antara warga lalai, abai, ceroboh, dan nekat, maka berpengaruh terhadap yang lainnya,” pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal