LampuHijau.co.id - Saat ini Pulau Jawa dan hampir seluruh daerah di Indonesia termasuk dalam zona merah Covid-19. Untuk itu, Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda merekomendasikan sementara Pulau Jawa tidak menerapkan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
"Rekomendasi kami zona Jawa sementara jangan ada PTM, kita lihat perkembangan sementara," ujar Syaiful Huda dalam diskusi daring, Kamis (24/6/2021).
Usul agar tidak dilaksanakannya PTM ini, dikatakannya, disampaikan juga oleh KPAI, stakeholder pendidikan, hingga Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Meskipun merekomendasikan sementara tidak ada PTM di Pulau Jawa, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mempertanyakan rencana PTM yang digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Saya tantang Kemendikbud PTM semaksimalnya, tapi tidak related dengan proses vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan," ucapnya.
"Vaksinasi guru dan tenaga kependidikan baru 1,5 juta tepatnya malah 1,2 juta yang sudah divaksin dua kali. Yang baru terkasih sekali mungkin 1,7 (juta). Ini meleset padahal prasyarat sekolah tatap muka wajib guru dan tenaga kependidikan harus divaksin," jelasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengizinkan seluruh sekolah di Indonesia untuk menggelar PTM terbatas pada Juli 2021. Hanya saja, pelaksanaan PTM terbatas harus mengikuti pengaturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di daerah masing-masing. (Asp)