Covid-19 Melonjak, DPR Minta Pemerintah Tunda Sekolah Tatap Muka

Selasa, 15 Juni 2021, 19:23 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Melonjaknya kasus Covid-19 yang terjadi saat ini, menjadi salah satu alasan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda uji coba Sekolah Tatap Muka.

"Mungkin ada beberapa hal rencana yang perlu dievaluasi pemerintah. Mungkin ditunda sedikit, antara lain soal kehadiran dalam anak sekolah," ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (15/6/2021).

Dikatakannya, dirinya sudah mengingatkan pemerintah sebelum Idulfitri 2021 terkait potensi lonjakan Covid-19. Namun, fakta yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa kasus penularan Covid-19 benar-benar melonjak. Atas dasar itulah, Dasco meminta pemerintah mengambil langkah-langkah taktis untuk menghambat lonjakan penyebaran Covid-19, termasuk menunda menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.

Baca juga : Cegah Lonjakan Covid-19, Pras Minta Anies Segera Lockdown RW yang Terpapar

"Kebijakan (sekolah) itu kan dibuat sebelum ada lonjakan tinggi di beberapa daerah. Mungkin ini agak ditunda dua bulan, tiga bulan, pelaksanaan sambil menunggu situasi Covid-19 yang mudah-mudahan lonjakan bisa diatasi," terang Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan perlu membuat sanksi dalam penanganan kasus lonjakan Covid-19 saat ini. Kebijakan dan sanksi yang akan diterapkan dikatakan Dasco bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

"Ya, tentunya nanti kita minta pemerintah membuat kebijakan dalam sanksi, itu disesuaikan dengan daerah dan kondisi masing-masing," tutur Dasco.

Baca juga : Ini Alasan Mayoritas Fraksi di DPR RI Tolak Rencana Pemerintah Pungut PPN dari Sekolah

Seperti telah diketahui, sejumlah daerah di Indonesia mengalami lonjakan kasus positif Covid-19, meskipun program vaksinasi sudah dijalankan sejak awal tahun ini. Beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta, menjadi provinsi yang rutin menempati posisi teratas penyumbang kasus harian Covid-19 secara nasional.

Jika dilihat berdasarkan jumlah kasus aktif atau pasien dalam perawatan atau isolasi mandiri, ketiga provinsi tersebut pun masih menempati posisi teratas.

Sementara pemerintah telah berencana melakukan sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, pembukaan sekolah Juli nanti salah satunya juga berdasarkan pertimbangan usai dirinya membaca dan mendengar langsung keluhan para pelajar di media sosial. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal