Novel Baswedan Dinilai Diperlakukan Istimewa di KPK

Rabu, 8 Mei 2019, 16:10 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta memecat penyidiknya, Novel Baswedan. Pasalnya, penyidik senior itu diduga bermain politik dalam menjalankan tugasnya.

"KPK jangan diam, jangan sampai rakyat marah! Novel sudah berulang kali terkait dengan politik. KPK harus responsif, sekarang sudah banyak desakan rakyat bahwa Novel harus dipecat karena sudah berpolitik," ujar Koordinator Korps Merah Putih (KMP) Mas Latu, ketika berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).

Baca juga : Terkesan Dibiarkan, Kasus Mikrosel Dilaporkan ke KPK

Menurut KMP, perlakuan KPK terhadap Novel cukup istimewa. Padahal, mantan anggota Polri itu disinyalir beberapa kali bersinggungan dengan hal-hal yang bernuansa politik. Namun, teguran apalagi sanski tegas, tak pernah dijatuhkan.

"Mulai dari disebut akan dicalonkan sebagai Jaksa Agung jika Prabowo-Sandi menang Pilpres 2019. Hingga foto bersama pendukung Prabowo-Sandi yang mengacungkan pose dua jari," tutur Mas Latu.

Baca juga : Presiden Buruh Nilai May Day Kali Ini Istimewa

Mas Latu mengatakan, saat ini marwah KPK sedang berada di ujung tanduk, karena terseret dalam pusaran politik praktis. Apa yang dilakukan Novel juga dinilai membuat rakyat pesimis dengan kinerja KPK. Apalagi, dugaan adanya politik praktis berpotensi menghadirkan rekayasa kasus, kriminalisasi, tebang pilih, dan berpeluang adanya membebaskan pihak-pihak tertentu yang diduga terlibat korupsi, ketika penegakan hukum.

Adapun dalam aksinya, massa KMP sempat menyerahkan seekor ayam betina ke KPK, sebagai simbol untuk meminta lembaga antirasuah itu lebih berani dalam bertindak.

Baca juga : Ibu Kota RI Lebih Baik Dipindah ke Jonggol Agar Hemat Biaya

"KPK ini terkesan lebih takut Novel ketimbang amarah rakyat. Siapakan Novel ini sehingga KPK sampai tidak berani memprosesnya? Kecurigaan adanya afiliasi Novel dengan partai politik itu bisa saja benar, apalagi kalau tak ditindaklanjuti," tandas Mas Latu. (RIZ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal