Partai Demokrat Fokus Membina Kader dan Pengurus yang Setia kepada AHY

Sabtu, 3 April 2021, 08:58 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Partai Demokrat (PD) di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) fokus konsolidasi terhadap pengurus DPD, dan DPC, pembinaan kader yang setia, serta melanjutkan program-program partai untuk kepentingan rakyat. Hal ini seiring dengan Kemenkumham menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, yang diinisiasi Jhony Allen Marbun Cs. dan menetapkan Moeldoko menjadi Ketua Umum PD versi KLB.

Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang menolak terhadap sekumpulan kader dan mantan kader di Deli Serdang, yang berkumpul yang kemudian disebut dengan KLB.

"Kami menyebutnya KLB ilegal dan inkonstitusional, yang tentu keputusan ini menguatkan apa yang disampaikan bahwa itu kegiatan ilegal dan inkonstitusional, ternyata benar," ujarnya di Kota Cirebon, Jumat (2/4/2021).

Baca juga : Warga Diimbau tidak Bagikan Informasi yang Belum Jelas Kebenarannya

Pemerintah, kata Herman, telah memutuskan secara ajeg menggunakan kadiah-kaidah hukumnya, dan ini tentu menjadi dasar-dasar mengambil keputusan di Kemenkumham. Maka dari itu, lanjut Herman, dengan adanya keputusan tersebut, PD akan fokus konsolidasi di setiap tingkatan baik di DPD, maupun DPC, termasuk memberikan ruang yang cukup untuk mereka memberikan input kepada DPP terkait persoalan yang kemarin terjadi.

"Kami pun lebih fokus terus membina kader-kader militan, memiliki kepatuhan, taat, setia dengan berbagai keputusan DPP termasuk hasil kongres ke 5 Partai Demokrat di Jakarta pada 2020 yang menghasilan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan AD/ART yang telah disahkan kemenkumham," ucap Herman.

Selain itu, kata pria biasa disapa Kang Hero ini, PD pun akan melanjutkan program-program yang memiliki manfaat bagi masyarakat, di antaranya penanganan Covid-19, bantuan wifi gratis, dan bantuan bagi UMKM. "Dulu kami waktu pandemi Covid-19 mulai merebak, kami turut memerangi Covid-19 membantu negara. Kami membagikan hand sanitizer, masker, sabun, tempat cuci tangan, APD, dan lainnya membantu, dan nilainya pun cukup besar," ucapnya.

Baca juga : AHY-Moeldoko Klaim Demokrat-nya Sah, "Wanita Emas": Yang Tentukan Kemenkumham

Selain itu, kata Kang Hero, PD beri bantuan untuk pendidikan dengan wifi gratis kepada masyarakat, untuk pendidikan sistem online. "Kami bantu UMKM, karena UMKM terdampak Covid-19," ucap Kang Hero.

Untuk itu, PD di bawah kepemimpinan AHY belum terpikirkan merangkul kader dan mantan kader yang ikut KLB, karena belum didiskusikan. Untuk, komentar-komentar individu, bagian dari dinamika yang terjadi pada situasi saat ini.

"Kita tunggu tanggal mainnya, karena yang ikut kesana sedikit kader saja. Hanya akan menganggu pikiran saja kalau memikirkan yang telah menganggu kita," ucap Kang Hero.

Baca juga : Di Tengah Kisruh KLB Partai Demokrat, Tiba-tiba Santoso Ganti Pengurus dan Diisi Keluarga

Lagi pula, menurutnya, terlalu dalam persoalan-persoalan yang mereka lakukan, selain melakukan makar atau kudeta terhadap kepemimpinan yang sah, juga fitnahnya luar biasa. "Fitnah-fitnah ini juga yang kemudian juga menjadi pertimbangan yang sangat mendalam bagi kami," ucapnya.

Sebab, lanjutnya, mereka berdalih meningkatkan elektabilitas partai, yang ada malah terbalik, faktanya mereka merusak, mempecah belah, dan memfitnah pimpinan untuk ambil alih kepemimpinan AHY. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal