Vaksinasi Penting, Anggota Komisi IX DPR RI Minta Pemerintah Lebih Tegas dan Disiplin

Kamis, 18 Maret 2021, 16:23 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Badai pandemi Covid-19 belum juga mereda, usaha vaksinasi untuk meredam penyebaran juga tengah digalakkan oleh pemerintah. Namun, kini telah timbul beberapa jenis varian baru dari Virus Corona.

Yang menjadi pertanyaan, apakah vaksinasi tersebut akan membawa manfaat dan bisa menangkalnya? Mutasi atau munculnya varian baru dari Virus Corona dinilai adalah sebuah karakteristik dari sebuah virus atau sudah sifat alamiahnya.

"Munculnya varian baru dari virus corona adalah sifat atau karakteristiknya. Mereka beradaptasi dari manusia ke manusia, wilayah ke wilayah, tergantung media atau tempat dan lokasinya. Namun, vaksinasi tidaklah sia-sia, selain meningkatkan antibodi dan pelindung tubuh terhadap penyakit, bisa juga sebagai penangkal serangan dari varian baru yang muncul," tutur Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Pemerintah urusan Vaksinasi Covid-19, dalam acara diskusi Dialektika Demokrasi  yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI, di Media Center, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Baca juga : Vaksin Nusantara Terlihat Dipersulit, Anggota Komisi IX DPR RI Tuding BPOM Nggak Independen

Menurutnya, vaksinasi itu penting dalam melawan Pandemi ini. Tujuannya untuk meningkatkan antibodi atau kekebalan tubuh, perlindungan, dan menekan angka kematian. "WHO sendiri telah menetapkan 3 varian baru dari Virus Corona, B117, B 1352, dan B1. Jadi vaksinasi yang sedang kita lakukan ini menjadi sangat penting dan bermanfaat untuk antibody kita juga terhadap serangan virus atau varian baru ini," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Nur Yasin anggota Komisi IX DPR RI F-PKB, dalam menghadapi hal tersebut meminta agar pemerintah segera melakukan beberapa hal. Antara lain; mitigasi dini, testing, tracing, dan treatment secara akurat.

"Pemerintah harus lebih tegas dan disiplin dalam mencegah potensi masuknya mutasi virus corona B 1.1.7 ke Indonesia. Sehingga kejadian lemahnya pencegahan masuknya Covid-19 seperti di awal 2020 yang lalu tidak terulang kembali," ujarnya.

Baca juga : Vaksinasi Pertama ASN di Kantor Wali Kota Jaksel, Isnawa Adji: Enggak Terasa Sakit Tuh...

Selain itu, ia juga mendukung langkah vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, vaksinasi ini menjadi salah satu usaha agar bisa meredam Pandemi terutama bagi yang diutamakan adalah para lansia. Terlebih tidak lama lagi Indonesia akan memasuki musim mudik Lebaran.

"Vaksin ini penting bagi yang usia lanjut atau lansia karena mereka kelompok paling rentan akan serangan virus ini dan tingkat kematiannya tinggi. Nah, di musim mudik itu, saya berharap pemerintah telah menyelesaikan vaksin terhadap para lansia. Pasalnya, mereka menjadi pusat yang akan banyak dikunjungi," terangnya.

Pembuatan vaksin Nusantara juga dikatakannya harus dipercepat serta melakukan penelitian lanjutan untuk vaksin khusus varian-varian yang baru. "Kami di Komisi IX mendorong pemerintah untuk mendukung vaksin Nusantara ini. Jadi kita tak selamanya jadi konsumen tetapi bisa menjadi produsen vaksin," tambahnya.

Baca juga : Banjir Terus, DPR Minta Pemerintah Pusat Ambil Alih Kelola Tata Ruang Daerah

Sementara berkaitan dengan vaksinasi yang sudah berjalan, Nur berharap, pemerintah membentuk tim monitoring dan evaluasi paska vaksin. Hal ini untuk dapat mengetahui bagaimana perkembangannya dan sejauh mana vaksin bekerja.

"Kami berharap ada tim pemantau dan evaluasi paska vaksin. Jadi, jangan dibiarkan saja begitu setelah masyarakat divaksin. Ini penting sebagai bahan evaluasi dan penelitian ke depannya," pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal