AHY-Moeldoko Klaim Demokrat-nya Sah, "Wanita Emas": Yang Tentukan Kemenkumham

Rabu, 10 Maret 2021, 07:00 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko sama-sama mengklaim dirinya Ketua Umum Partai Demokrat yang sah. Kedua belah pihak pun memiliki argumentasinya masing-masing.

Mantan kader Demokrat yang kini menjadi Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni 'Wanita Emas' (HWE), angkat bicara mengenai kisruh partai berlambang bintang mercy tersebut. Terkait keabsahan partai yang diklaim masing-masing kubu, menurut dia hal itu hanya bisa dipastikan oleh pihak berwenang. Dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Berita Terkait : Sudah Bikin Gaduh, AHY Sindir Kubu KLB dan Moeldoko Harus Minta Maaf ke Masyarakat, Pemerintah, dan Negara

"Kita tidak bisa memastikan ini ilegal atau tidak ilegal. Itu yang menentukan Kemenkumham," ujar Hasnaeni, Selasa (9/3/2021).

Jika tak puas dengan keputusan Kemenkumham, lanjut dia, pihak yang berkeberatan bisa mengajukan proses hukum selanjutnya. "Tentu siapa yang ditentukan di Kemenkumham itulah yang berhak menjadi partai politik lalu kantor pasti ada gugatan, gugatan ke PTUN. Nah nanti dilihat lagi, siapa yang berhak menjadi Ketua Umum Partai Demokrat apakah itu Bapak Moeldoko, atau Bapak AHY," papar Hasnaeni.

Berita Terkait : Partai Demokrat Fokus Membina Kader dan Pengurus yang Setia kepada AHY

"Termasuk memastikan apakah itu ilegal atau tidak. Itu nanti kita lihat, proses hukum kan sedang berjalan. Mereka tinggal memperjuangkan hak masing-masing di kedua belah pihak," imbuhnya.

Hasnaeni mengaku tak ingin lebih jauh mencampuri partai tersebut. Ia hanya mempersilakan pihak-pihak yang berkepentingan mengambil peran. "Kalau saya sih berada di tengah, menjadi penonton setia," tandasnya.

Berita Terkait : Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, Ini Kata "Wanita Emas"

AHY sendiri telah menyerahkan dokumen ke Kemenkumham yang menjelaskan jika Partai Demokrat pimpinan Jenderal (Purn) Moeldoko ilegal. Pihak mantan Panglima TNI itu pun berencana ke instansi yang sama, guna membuktikan partainya yang sah. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal