Jakarta Banjir Lagi, "Wanita Emas":Anies Mau Nyalon Presiden?

Sabtu, 20 Februari 2021, 14:26 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Hujan lebat kembali mengguyur Ibu Kota pada Sabtu (20/2/2021) dini hari. Seperti biasa, kondisi tersebut mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Salah satunya di kawasan Kemang Timur 5, Kemang, Pancoran, Jakarta Selatan. Banjir di lokasi ini lantaran air pada tanggul kali di sekitar daerah tersebut meluap.

Adapun salah satu yang tergenang banjir akibat kondisi itu, ialah kediaman Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni. "Banjir karena air dari sungai yang meluap," ujar Hasnaeni, Sabtu (20/2/2021) pagi.

Berita Terkait : Bukti Tidak Main-main, Anies Bebastugaskan Blessmiyanda dari Jabatan

Air banjir masuk menggenangi rumahnya, hingga ke kamar dan ruangan lainnya. Tingginya sekitar semata kaki orang dewasa. Akibatnya, sejumlah barang berharga miliknya terendam banjir.

'Wanita Emas', sapaan populer Hasnaeni, menyesalkan kejadian yang menurutnya selalu berulang ini. "Bagaimana ini Pak Gubernur Anies? Rakyatnya selalu kebanjiran, selalu menghadapi persoalan yang sama," tuturnya.

Berita Terkait : AHY-Moeldoko Klaim Demokrat-nya Sah, "Wanita Emas": Yang Tentukan Kemenkumham

Hasnaeni merasakan tak ada perubahan berarti kendati kepemimpinan di DKI berganti. Terutama pada persoalan yang mendasar dan rutin dipermasalahkan warga Jakarta. "Setiap ganti gubernur persoalan yang sama tak pernah teratasi, banjir, kemacetan, dan kesenjangan sosial. Ini seperti makan nasi, itu-itu saja persoalannya," tuturnya.

Ia pun menyesalkan jika ada ambisi dari Anies untuk maju di perhelatan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, maupun di tahun-tahun yang akan datang. Sebab persoalan di DKI saja menurutnya tak bisa dituntaskan dengan baik.

"Terus Pak Gubernur Anies mau nyalon presiden, bagaimana ini?" kata Hasnaeni.

Berita Terkait : Solusi Banjirnya Tak Digubris, Hasnaeni: Anies Nggak Gentle!

"Persoalan yang sangat mendasar di DKI saja tak bisa diselesaikan, tapi mau jadi presiden di republik ini yang harus mengurus 271 juta jiwa. DKI dengan 10,5 juta jiwa saja dia nggak bisa atasi, gimana mau nyalon presiden Pak Anies ini," imbuh Hasnaeni. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal