Presiden Jokowi Dikatakan AHY Nggak Mengetahui Kalau Anak Buahnya Terlibat Upaya Kudeta Demokrat

Kamis, 18 Februari 2021, 12:20 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikatakan tidak mengetahui mengenai dugaan kudeta yang sempat muncul, dan dugaan keterlibatan pejabat tinggi negara di lingkungan Istana Kepresidenan. Demikian yang diungkapkan oleh Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader," tutur AHY dalam keterangan tertulis kepada seluruh kadernya, Rabu (17/2/2021) kemarin.

Baca juga : Urusan Internal Partai Bukan Urusan Pemerintah, Istana Ogah Respons Surat Ketum Demokrat

GPK-PD yang dimaksud AHY yakni Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat. Menurut AHY, upaya kudeta GPK-PD adalah masalah eksternal, karena ada sosok yang ingin dimajukan menjadi calon presiden di 2024.

Selain itu, AHY mengatakan, hubungan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Jokowi pun baik-baik saja. Namun demikian, ada pihak yang memiliki maksud buruk terhadap keduanya.

Baca juga : Jadi Titik Luapan Air, Peninggian Tanggul Anak Kali Ciliwung Terus Dikebut

"Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," tambah AHY.

Seperti banyak telah diberitakan sebelumnya, sejumlah kader dan eks kader Demokrat serta pejabat di lingkungan Istana disebut terlibat dalam upaya kudeta terhadap kepemimpinan AHY, lewat jalur Kongres Luar Biasa. Pejabat lingkungan Istana yang sempat terseret polemik kudeta Demokrat yakni Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Baca juga : Moeldoko: Presiden Jokowi Ingin Berikan Amnesti Kepada Baiq Nuril

Namun, Moeldoko sendiri buka suara dan mengaku sekadar menampung aspirasi dari kader Demokrat yang ingin bertemu. Sementara Moeldoko membantah ada upaya kudeta, meski ia mengakui bertemu beberapa kali dengan para kader Demokrat, dan tak menolak jika ada yang mengusungnya di Pilpres 2024. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal