Ngaku Banyak yang Intervensi, Relawan Agus-Sylvi Batal Deklarasi Dukung Moeldoko

Jumat, 5 Februari 2021, 20:40 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Pemuda Agus-Sylvi, relawan pendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, dikabarkan batal mendeklarasikan dukungan kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko untuk maju sebagai Ketua Umum Demokrat dan Calon Presiden dari Demokrat, Jumat (5/2/2021).

Seperti dilansir CNN Indonesia.com, Wakil Ketua Relawan Pemuda Agus Sylvi, Fikri beralasan, karena kegiatan yang rencananya bakal digelar usai salat Jumat, banyak mendapat intervensi. Akan tetapi, dirinya enggan menyebut siapa yang melakukan hal itu.

Baca juga : OK OCE Maritim Siap Berkolaborasi Dengan Kemenparekraf

"Ada yang telepon, banyak, ada yang datang. Datang ke tempat saya nongkrong. Mereka minta enggak usahlah deklarasi, relawan Agus-Sylvi kan bagian dari Partai Demokrat, ini kan segala macam. Terus ada juga yang bilang nggak usah deklarasi, Pak Moeldoko juga lagi serius menangani Covid," jelas Fikri, Jumat (5/2/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun batal, saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi untuk melakukan deklarasi ke depan. Bahkan, dirinya mengklaim deklarasi ke depan tidak hanya dilakukan oleh Relawan Pemuda Agus Sylvi saja.

Baca juga : Nggak Dapat Izin di Monas, Reuni 212 Bakal Ditunda

Pada kesempatan yang sama, Fikri juga mengungkapkan alasan kenapa para relawan itu mendukung Moeldoko. Menurutnya, Moeldoko, selain mempunyai rekam jejak yang bagus, sosok figur yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan itu dinilai siap sebagai pemimpin.

"Dia punya hubungan yang baik dengan Pak SBY. Kita melihat bahwa Pak Moeldoko ini sudah sangat siap, dan Demokrat akan maju serta Indonesia akan lebih maju lagi ketika 2024 ini akan dipimpin Pak Moeldoko. Dia profesional, tegas, kita melihat hal itu di dalam diri Pak Moeldoko," ungkapnya.

Baca juga : Pembagian Bantuan Provinsi Jawa Barat di Pamanukan Patuhi Prokes

Seperti diketahui sebelumnya, nama Moeldoko memang sedang ramai dikaitkan dengan Partai Demokrat. Ini terjadi setelah Ketua Umum partai berlambang bintang mercy itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) buka suara ke publik soal dugaan kudeta kepemimpinan di Partai Demokrat. Bahkan, AHY menyebut sebanyak lima pihak yang berstatus kader, eks kader, hingga pejabat pemerintah berniat mengambil paksa Demokrat.

Sementara Moeldoko sendiri sudah angkat bicara tak lama tudingan itu ditujukan kepada dirinya. Moeldoko sendiri juga telah membantah tuduhan itu. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal