LampuHijau.co.id - Setelah dituding sebagai sosok yang berada dibalik isu kudeta Demokrat, kini sejumlah politikus Partai Demokrat meminta Moeldoko mundur dari Kepala Staf Kepresidenan dan jangan mengganggu Demokrat jika ingin jadi capres. Moledoko pun disuruh bikin partai baru saja.
Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution adalah satu di antara yang meminta Moeldoko mundur dari jabatannya. "Moeldoko jgn jadi beban negara dan Presiden @jokowi. Mundurlah dr jabatan Kepala KSP, fokus bersiap sbg Capres 2024," seperti dikutip dari akun Twitter @syahrial_nst, Rabu (3/2/2021) kemarin.
Lebih lanjut Syahrial mengatakan, mundur dari jabatan di KSP merupakan cara demokrat dan ksatria sejati. "Semakin terungkapnya gerakan2 dan transkrip Anda ke publik, ikut memperburuk citra Istana," tambahnya.
Sedangkan politikus Partai Demokrat lainnya, Imelda Sari, juga minta Moeldoko mundur. "Yg mau jadi Capres 2024, monggo. Mau bikin Partai baru monggo. Gak usah belah bambu u merebut Partai kami," demikian dikutip dari akun Twitter @isari68.
Baca juga : Tentang Pilkada 2024, Pengamat: Itu Amanat UU 2016, Tak Perlu Dirisaukan
Sementara Imelda melanjutkan, "Lagi pula saat ini Pak De mustinya dibantu u turunkan pandemi & ekonomi biar bagus. Kalau mau fokus politik, ya mundur lah dr posisi Staf. Wiss ...gitu aja kok repot!".
Seperti diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan ada pihak di lingkaran dekat Presiden Jokowi yang hendak mengambil paksa partainya lewat jalur Kongres Luar Biasa (KLB). AHY pun mengirim surat kepada Jokowi untuk mengklarifikasi hal itu. (Asp)