Soal KPPS yang Wafat, Direktur TKN: Mereka Mati Sahid Mengawal Demokrasi

Sabtu, 27 April 2019, 08:30 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq menyebutkan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas sebagai sahid yang dijamin masuk surga.

"Mereka berjuang dengan keras dan ikhlas mengawal demokrasi agar berjalan aman, transparan, dan adil," kata Maman saat menghadiri Syukur Pemilu 2019 dan doa bersama yang diselenggarakan Relawan Jokowi-Amin Majalengka dan Cirebon di Ponpes Al-Mizan Ciborelang, Jatiwangi, Majalengka dan Majelis Nurul Hidayah Dawuan Cirebon, Jumat (26/4/2019).

Baca juga : Polres Tangsel Gelar Doa bagi Pejuang Demokrasi

Mereka, lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, hanya menginginkan proses yang baik menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang dapat mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat. Mengacu data KPU per Kamis (25/4/2019) pukul 18.00 WIB, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) meninggal dunia bertambah menjadi 225 orang. Selain itu, sebanyak 1.470 anggota KPPS dilaporkan sakit.

Semua organ relawan Jokowi-Amin, kata Maman, merasa prihatin dengan banyaknya anggota KPPS yang tertimpa musibah, baik wafat maupun sakit. “1.695 jumlah petugas KPPS yang terkena musibah adalah jumlah yang sangat besar. Kami sangat prihatin dan mendoakan agar mereka dapat rahmat dan magfirah Allah," katanya.

Baca juga : Sandi Setuju Pertemuan Prabowo dan Jokowi Digelar

Maman pun mendorong pemerintah memberi santunan dan perhatian kepada keluarga mereka.

Menurut KPU, anggota KPPS yang meninggal maupun sakit sebagian besar disebabkan kelelahan dan kecelakaan. KPU berencana memberikan santunan kepada keluarga KPPS yang meninggal dunia dan anggota yang sakit. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal