Siap Jadi Orang Pertama Divaksin

Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

Rabu, 16 Desember 2020, 22:32 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk merealokasi anggaran agar vaksin gratis bisa diberikan ke masyarakat. Jokowi juga akan divaksinasi Covid-19 pertama kali untuk mendorong seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksinasi. "Jadi setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi gratis tidak dikenakan biaya sama sekali," kata Jokowi melalui virtual, Rabu (16/12). 

"Saya juga menginstruksikan dan memerintahkan kepada Menteri Keuangan untuk memprioritaskan dan merealokasi dari anggaran lain, terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis ini sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin," kata Jokowi. 

Berita Terkait : Fantasi Water Park GDC & Giant Margo City Tutup Permanen

Dikatakan juga olehnya, vaksin yang beredar di Indonesia sudah lolos uji klinis. Dia mengaku akan divaksinasi pertama kali. "Saya ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali. Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman," kata Jokowi. 

Meski sudah ada vaksin namun Jokowi tetap meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak mencuci tangan. 

Berita Terkait : Terapkan Prokes, Pemerintah Bersama Masyarakat Tekan Penularan Covid-19


Terkait hal itu anggota Komisi IX Kurniasih Mufidayati mengatakan pemerintah perlu memastikan vaksin yang cocok disuntikan kepada masyarakat. "Artinya walau biaya vaksin ini dicover oleh pemerintah, tapi efikasi dan mutu vaksin harus yang terbaik untuk rakyat. Jadi seharusnya bisa diperbandingkan yang terbaik efikasinya dan paling tepat atau sesuai spesimennya dengan masyarakat Indonesia," kata Mufida, Rabu (16/12/2020).


Sedangkan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara gratis akan dimulai pada Januari 2021. Targetnya setiap bulan vaksin sebanyak satu juta orang. "Di Januari vaksinasi Covid-19 diberikan gratis pada masyarakat bertahap, Januari berapa juta (orang), Februari berapa juta (orang), April berapa juta (orang)," kata Jokowi, Rabu. 

Berita Terkait : Epidemiolog: PSBB Ketat Bikin Kasus Covid-19 di Jakarta Sedikit Menurun


Hingga April 2021 minimal sudah ada 70 persen penduduk divaksin atau setara dengan 182 juta penduduk. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan terima kasih atas keputusan Presiden Joko Widodo yang akan menggratiskan vaksin Covid-19. Wakil Ketua IDI dr. Slamet Budiharto SH. MH. Kes menyampaikan bahwa keputusan itu sesuai dengan harapan IDI. "Kita ucapkan terima kasih kepada Presiden atas kepedulian kepada masyarakat. Artinya pemerintah mengutamakan keselamatan masyarakat. Sesuai harapan kita IDI," kata Slamet, Rabu (16/12/2020).

Namun, menurut Slamet, sebaiknya vaksinasi mencakup 80 persen masyarakat Indonesia. Tujuannya, agar kekebalan kelompok atau herd imunity benar-benar tercipta. "Kalau nanti terjadi herd imunity kan paling tidak 80 persen. Kalau gratis, tidak ada alasan untuk tidak 80 persen," ujarnya.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal