Pengkhianatan Internal PG, Penyebab MANTAP Kalah Pilkada Indramayu

Senin, 14 Desember 2020, 17:09 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Kekalahan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Daniel Muttaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat (MANTAP) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indramayu, akibat penghianatan internal Partai Golkar (PG). Hal tersebut disampaikan Dewan Penasehat Partai Golkar (PG) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Iwa Sungkawa, dalam rilis diterima Lampu Hijau, Senin (14/12/2020).

Menurut Iwa, faktor utama kekalahan paslon nomor urut 3 yang diusung PG berasal dari tubuh PG, yang mana memaksakan kehendak atas nama partai. Pengkhianatan dari tubuh internal sendiri, lanjut Iwa, mengakibatkan calon yang diunggulkan jadi kalah.

Baca juga : Wakapolres Sidak Kesiapsiagaan Personel Jaga Mapolres Indramayu

"Ada yang tidak loyal dan faktanya banyak PK yang menyeberang mendukung calon lain," jelas Iwa.

Iwa menyebutkan, ada gerakan dari ketua-ketua PK yang mendukung calon lain. Pengkhianatan oleh pengurus Partai Golkar, Syaefuddin dan memotori PK seharusnya diberikan sanksi tegas oleh DPP Partai Golkar maupun DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.

Baca juga : Paslon MANTAP Yakin Menang Maksimal Pilkada Indramayu

"Loyalitas yang dilacurkan inilah yang harus mendapatkan sanksi tegas dari DPP maupun DPD Partai Golkar sehingga Partai Golkar Indramayu dapat diselamatkan," tegas Iwa.

Iwa malah menyangsikan sosok Syaefuddin sebagai penyelamat Partai Golkar Indramayu. Soalnya, dalam pilkada kemarin, nyata-nyata tidak berpihak kepada MANTAP.

Baca juga : 183 Personel Polres Subang Bantu Jaga Pilkada Indramayu dan Karawang

"Buktinya banyak mereka memenangkan calon dari pasangan lain. Inilah pengkhianatan yang sudah seharusnya diberikan sanksi tegas oleh DPP Partai Golkar," tegas Iwa yang juga Ketua Tim Pemenangan MANTAP. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal