LampuHijau.co.id - Masyarakat Kabupaten Indramayu diajak untuk memilih Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) saat Hari Pencoblosan, Rabu (9/12/2020). Ajakan ini disampaikan pengacara yang kerap memberi bantuan hukum bagi warga tidak mampu, Agus Prayoga, SH saat berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Menurut Agus Prayoga, SH, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupat Indramayu nomor urut 1, tersebut paling layak untuk memimpin Kabupaten Indramayu. "Sejujurnya, saya mendukung 'Sholawat', bukan karena ada kedekatan dengan Kang Hero," ucap pria yang biasa disapa AYO kepada Lampu Hijau, Minggu (29/11/2020).
Baca juga : Sat Binmas Polres Indramayu Menegur 9 Warga Tak Bermasker
Namun, kata dia, setelah banyak menyimak, memperhatikan dan merasakan di lapangan dengan segala kekurangan yang ada dari semua paslon lainnya, akhirnya ia memilih untuk mendukung 'Sholawat'. "Saya lebih cenderung menyarankan masyarakat, pemilih khususnya klien, bekas klien, kenalan, teman, kerabat dan saudara yang ada di Indramayu untuk memilih Sholawat," ucapnya.
Pertimbangannya, kata dia, adalah selain untuk perubahan yang lebih signifikan yang memang disaksikan sendiri, Indramayu selama ini yang demikian potensial, tapi tidak maksimal dikelolanya. "Fakta lain, korupsi sudah terbukti, siapa yang sudah ditahan dan berapa yang akan jadi tersangka lagi oleh KPK, seperti anggota dewan propinsi yang sudah jadi tersangka," ujarnya.
Baca juga : Terapkan Prokes, Kapolres Indramayu Gelar Silaturahmi dengan Jurnalis
Dengan demikian, lanjut AYO, tidak menutup kemungkinan malah ada calon tersangka lainnya yang kena termasuk nama salah satu paslon. Yang dikhawatirkan, kata dia, maju kena, mundur kena memaksakan jadi juga malah mubajir, tapi semoga hal itu tidak terjadi karena yang paling tahu adalah yang bersangkutannya.
"Kedua, paslon lain walaupun kaya, tapi masih muda dan belum cukup matang, di samping pasti ada kelebihannya yang berpasangan karena artisnya," ujar AYO.
Baca juga : Peduli Warga Terdampak Covid-19, Kapolres Indramayu Bagikan Paket Sembako
Sedangkan paslon lain, imbuhnya, yang secara postur dan usia cukup layak, akan tetapi sayang kerap nyalon dan gagal terlihat kurang membumi di Indramayu. "Sholawat walau termiskin justru jadi daya tarik saya, dan lebih bisa banyak berharap dengan catatan tidak harus korupsi, ditambah pasangannya sudah terbiasa di birokrasi dengan profesi yang dibutuhkan masyarakat Indramayu," ucapnya.
Lebih dari itu, menurut dia, mesin partai pendukung Sholawat yang diamatinya jalan dengan masif. "Jadi, sayang kalau 'Sholawat' tidak dipilih," pungkasnya. (MGN)