Masyarakat Setuju Reshuffle Menteri Kinerja Buruk

Rabu, 7 Oktober 2020, 12:56 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Meski tengah berada dalam ancaman pandemi, dengan penanganan yang amburadul, tingkat kepuasan publik kepada Presiden RI Joko Widodo masih cukup tinggi. Ini berdasar hasil survey Voxpopuli Research Center. "Selama setahun periode kedua Jokowi, kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden masih tinggi hingga mencapai 64,7 persen," kata Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center Dika Moehamad, di Jakarta, Senin (5/10). 

Kebijakan yang diambil Presiden untuk menangani COVID-19 masih menjadi opsi terbaik. Seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemberian bansos, hingga pembukaan kegiatan ekonomi secara bertahap. Meski demikian, lanjut dia, masih ada sebanyak 30,6 persen yang menyatakan tidak puas. Sisanya 4,7 persen tidak tahu atau tidak menjawab. "Masih terus naiknya kurva penambahan kasus positif hingga kesulitan ekonomi akibat dampak PSBB menjadi titik lemah Presiden Jokowi," katanya. 

Baca juga : Isu Reshuffle Kabinet Muncul, Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Mentan

Namun dalam survey banyak catatan terhadap cabinet Jokowi. Setidaknya ada sembilan menteri yang dipandang publik kinerjanya buruk dengan penilaian di bawah 1 persen. "Sembilan menteri dengan kinerja terburuk adalah Mendikbud Nadiem Makarim (0,9 persen), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (0,7 persen), dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (0,1 persen)," papar Dika. 

Peran Terawan yang seharusnya menjadi sentral dalam krisis kesehatan dinilai tidak optimal. Justru malah diambil alih oleh Gugus Tugas atau kini berubah menjadi Komite Penanganan COVID-19-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN). Menteri-menteri lain yang dinilai buruk adalah Menteri Agama Fachrul Razi (0,8 persen), Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (0,5 persen), Menteri Pariwisata Wishnutama (0,4 persen), dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah (0,3 persen). Berikutnya, Menteri Sosial Juliani P. Batubara (0,3 persen) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati (0,2 persen). 

Baca juga : Masyarakat Puas dengan Kinerjanya, Bupati Merauke Berpeluang Terpilih Lagi

"Sebaliknya, sejumlah menteri dinilai berkinerja terbaik, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani (25,3 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (18,8 persen), dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno (13,0 persen)," kata Dika. 

Menjelang setahun pemerintahan periode kedua, Jokowi sebaiknya mengevaluasi kabinet. Sebanyak 72,8 persen setuju dilakukan reshuffle kabinet terhadap menteri-menteri yang kinerjanya buruk. Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada tanggal 11 sampai dengan 20 September 2020 melalui telepon kepada 1.200 responden yang diambil secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(LHTJ)

Baca juga : JK Tak Setuju Bos Go-Jek Jadi Menteri


 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal