LampuHijau.co.id - Sejumlah dugaan pelanggaran saat Pileg dan Pilpres 2019 di Kota Tangerang masih dalam pengkajian pihak Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang. Bawaslu belum mengungkap ke publik hasil pengawasan hari pencoblosan, karena Bawaslu masih menginventarisir data hasil pengawasan.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim mengaku telah melakukan pengawasan selama pencoblosan kemarin di wilayah Kota Tangerang ini.
Baca juga : Wali Kota Tangerang Minta OPD Perbaiki Kekurangan
"Semua temuan hasil pengawasan masih dalam kajian dan pendalaman," ujarnya di kantor Bawaslu Kota Tangerang, kemarin.
Agus belum dapat mengungkap lebih jauh terkait hasil pengawasan tersebut. Ditanya apakah Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) kepada KPU, ia hanya menjawab akan menyikapinya.
Baca juga : Pemkot Tangerang Dukung Pencanangan Zona Integritas
"InsyaAllah secepatnya akan kita sikapi," ucapnya.
Sebelumnya, Agus menjabarkan bahwa empat kecamatan di Kota Tangerang yaitu Neglasari, Batuceper, Karang Tengah, dan Cipondoh menjadi sorotan pengawasan. Pasalnya, Bawaslu mendapati adanya temuan yang berpotensi terjadi kecurangan di empat kecamatan tersebut.
Baca juga : Puskesmas di Kota Cirebon Segera Berstatus BLUD, Pelayanan Bakal Meningkat
Dugaan kecurangan-kecurangan itu, kata Agus, mulai dari temuan satu lembar surat yang tercoblos, surat suara tertukar hingga kekurangan logistik saat pencoblosan kemarin. (WAH)