Jokowi Harus Stop Klaim Kemenangan!

Ketua Umum Jaringan Pemuda Pemudi Republik Indonesia (JPPRI), Muhammad Kadafi.
Jumat, 19 April 2019, 19:55 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk berhenti mengklaim kemenangan. Karena, kemenangan melalaui hitung cepat (Quick Count) itu hanya semu.

"Jokowi harus stop klaim kemenangan. Quick Count itu cuma semu. Bukan nyata. Saya menduga hasil Quick Count itu adalah pesanan-pesanan dari para pihak. Stop-lah Jokowi untuk mengklaim kemenangan Pilpres saat ini," tegas Ketua Umum Jaringan Pemuda Pemudi Republik Indonesia (JPPRI), Muhammad Kadafi, pada Lampu Hijau Thejak, di Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Baca juga : PSI Urutan 4 di DPRD DKI, Grace: Walau Tak Lolos ke Senayan, Tapi Kami Berhasil Antarkan Jokowi-Maruf

Pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu menjelaskan, Jokowi sebagai capres petahana jangan malah membuat gaduh rakyat. Kadafi pun meminta Jokowi untuk menerima kekalahan dari Prabowo.

"Dari hitung nyata (real count) berdasarkan form C1 di TPS-TPS, Prabowo unggul telak 62 persen. Ya benar, hasil dari C 1, Prabowo unggul 62 persen, kok. Itu nyata dan bukan semu seperti Quick Count di TV-TV yang hanya settingan dan rekayasa. Belajarlah dengan cerdas untuk menerima kekalahan. Legowolah, terimalah kemenangan Prabowo Subianto menjadi Presiden Republik Indonesia 2019-2024," tandasnya.

Baca juga : Perolehan Kursi PDIP Naik, Pras Juga Minta Semua Bersabar Tunggu Kemenangan Jokowi

Kadafi juga meminta Jokowi kalau sudah kalah jangan memaksakan untuk merasa paling unggul. "Kasihan dengan rakyat Indonesia selalu diadu domba dan pecah belah seperti saat ini. Masyarakat butuh transparansi keterbukaan," cetusnya.

Akhirnya, advokat muda ini menyerukan anak bangsa untuk bersatu. "Mari saling bergandeng tangan untuk majunya makmurnya dan sejahteranya bangsa Indonesia. Jokowi harus bergandengan tangan bersama Prabowo sambil menunggu pengumuman hasil KPU. Yang mana hasil dari C 1 prabowo unggul 62 persen," seru Kadafi.

Baca juga : Di TPS 35 Kelurahan Sukapura, Raihan Suara Jokowi vs Prabowo Remis

Tokoh pemuda ini juga menyarankan agar Jokowi memperlihatkan sikap kenegarawanannya seperti halnya Prabowo. "Keduanya adalah putra-putra terbaik bangsa. Bagaimana pun, Jokowi selama hampir 5 tahun ini telah bekerja melakukan pemerataan pembangunan.

Saya yakin, Pak Prabowo juga tidak akan melupakan jasa-jasa Pak Jokowi. Keduanya harus memberi contoh yang baik pada rakyat Indonesia. Pilpres usai, persatuan dan kesatuan harus terjaga. Jangan sampai terpecah belah sesama anak bangsa," paparnya. (AGS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal