LampuHijau.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta rampung menggelar pendidikan politik edisi kedelapan pada Jumat (11/9/2020).
Kali ini, giliran ormas sayap Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang mendapatkan beberapa materi penting terkait pembinaan dan peran pentingnya dalam pemenangan Golkar di Pemilihan Umum (Pemilu).
Pada pendidikan politik kali ini, Ketua Depidar SOKSI DKI Jakarta, Elfrans Golkari S. menyebut jika kegiatan seperti ini bisa dimanfaatkan oleh ormas untuk mengembangkan sumber daya manusianya.
Baca juga : Duet Jamaludin-Rudi Darmawanto Menguat Jelang Musda DPD Golkar Jakarta Timur
Menurut dia, ormas sayap merupakan bagian penting dari partai Golkar, termasuk juga SOKSI. Sehingga orang-orangnya pun harus mereprestasikan partai yang identik dengan warna kuning tersebut.
“Dengan adanya pendidikan politik yang digelar oleh DPD Golkar DKI Jakarta ini, semoga kader SOKSI bisa memanfaatkan kegiatan tersebut dan banyak belajar. Sehingga, mereka bisa membantu bersama-sama dalam memenangkan Golkar di 2024,” kata Elfrans di sela-sela kegiatan tersebut.
Sementara, salah satu anggota SOKSI, Mariane yang hadir langsung mengungkapkan jika kegiatan pendidikan politik ini sangat menarik bagi kader Golkar dan kader ormas sayap partainya.
Baca juga : Calon Wakil Wali Kota Depok Ngaku Alami Pelecehan dari Pasangan Calon Lawannya
Maklum, mereka punya tugas berat untuk menjadi garda terdepan dalam aktivitas partai, sehingga mereka harus punya bekal untuk turun ke lapangan.
"Sebelum menarik simpati masyarakat, kader atau ormas harus bisa menjabarkan dan menjelaskan kepada masyrakat tentang visi misi Partai Golkar. Dan, pendidikan politik ini salah satu cara untuk mendalami cara yang paling baik untuk melakukan hal tersebut," ujarnya.
Salah satu pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Dicky Pelupessy yang mengisi materi dalam kegiatan tersebut menilai intens itu penting untuk bisa mengerti kondisi nyata masyarakat dan membantunya tepat sasaran.
Baca juga : Firlie: Target Golkar DKI di 2024 Adalah 300 Persen
Pada pendidikan politik tahun ini DPD Golkar DKI Jakarta melakukan beberapa penyesuaian. Kondisi pandemi COVID-19 dewasa ini membuat orang wajib menjalankan protokol kesehatan, salah satunya dengan membagi 150-an peserta pendidikan politik ke dalam dua kelas. Hal ini diberlakukan untuk menjalankan social distancing atau dikenal dengan Pemabatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang juga kini tengah giat digaungkan pemerintah. Selain itu, DPD Golkar Jakarta juga terus menyuarakan penggunaan masker untuk meminimalisir penyebaran virus corona.
Rangkaian pendidikan politik ini direncanakan bakal berlangsung sebanyak 20 kali yang dimulai pada 30 Agustus-13 Oktober 2020. Seluruh kegiatan tersebut bakal dilangsungkan di Kantor DPD Golkar Jakarta yang cukup ikonik, karena mengusung bangunan modern dan konsep kantor partai ramah publik.
Total, bakal ada 2000 peserta yang bakal hadir mulai dari kader, pimpinan kecamatan dan kelurahan, ormas sayap partai, masyarakat umum sampai mahasiswa. Pendidikan politik ini juga dilakukan secara berkala pada bulan-bulan berikutnya untuk meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab dan menjalankan amanat UUD 1945 Partai Golkar kepada masyarakat. (DRI)