LampuHijau.co.id - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah agar memberi perhatian khusus pada sektor pertanian.
Menurut politisi Golkar ini, krisis yang ada hari ini dapat dihadapi dengan baik melalui penguatan tata kelola produksi pertanian. Dengan begitu, pertanian secara otomatis telah menguatkan sosial politik pada sendi kehidupan.
Baca juga : Ratusan Paket Sembako Bantuan Pusat Tidak Layak Konsumsi
“Kalau kita bisa mencapai swasembada pangan, negara kita tidak akan mudah goyah, dimana seluruh masyarakatnya keyang karena pangan terjamin. Jadi menurut saya pertanian itu sangat jauh dari terpaan apapun," kata Misbakhun saat mengikuti webminar yang digelar Sekolah Politik Yayasan Cemara Sembilanbelas.
Menurut Misbakhun, sektor pertanian merupakan keunggulan utama dari sebuah negara yang dikenal agraris. Karena itu, dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk mensejahterakan masyarakat.
Baca juga : DPRD DKI Jakarta Sepakat Pemprov Terapkan Sanksi Progresif
"Sektor pertanian sebenarnya adalah peluang kita. Apalagi juka dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Pasti akan memberi landasan yang besar untuk menopang segala kebutuhan," katanya.
Perlu diketahui, sektor pertanian tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 16,24 persen. Pertumbuhan ini banyak dipengaruhi oleh pergeseran masa panen raya tanam yang tahun lalu jatuh pada Maret menjadi April dan Mei 2020.
Baca juga : Koperasi Pangan Perlu Diperkuat untuk Mewujudkan Demokrasi Ekonomi
Dari pertumbuhan yang ada, lapangan usaha transportasi dan pergudangan terkontraksi paling dalam, yakni 29,22 persen, kemudian industri 6,49 persen, perdagangan 6,71 persen, konstruksi 7,37 persen, dan pertambangan 3,75 persen.
"Saya sangat percaya bahwa kita tidak akan kekurangan pangan karena alam kita sangat melimpah. Tinggal bagaimana kita melihat ini sebagai peluang untuk mengelolanya," turupnya. (DRS)