LampuHijau.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon yakin pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu), Rabu, 17 April 2019 di Kota Cirebon akan berjalan aman dan damai. Sebab, aparat keamanan siap menjaga pesta demokrasi lima tahunan ini.
Keyakinan ini disampaikan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, usai Apel Serpas PAM TPS dan BKO Pada Pemilu 2019 wilayah Polres Cirebon Kota, tepatnya di Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin, 15 April 2019. Oleh karena itu, Azis meminta warga Kota Cirebon untuk tidak perlu ragu datang ke TPS dan menggunakan hak pilih.
"Yakinlah jika aparat keamanan kita, Polri dan TNI, siap menjaga keamanan Kota Cirebon,” katanya.
Baca juga : Pemkot Jakut Upayakan Kolong Tol Jadi Ruang Ketiga Publik
Azis pun meminta penyelenggara pemilu antisipasi berbagai kemungkinan bisa mengulang terjadinya pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Cirebon. “Kami tidak ingin PSU terulang kembali,” ungkap dia.
Dengan melaksanakan pemungutan suara sesuai dengan aturan yang berlaku, maka mantan Ketua DPRD Kota Cirebon tersebut meyakini kejadian coblos ulang di Kota Cirebon tidak akan terulang kembali.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengungkapkan, personel terlibat pengamanan terdiri dari 719 personel Polres Cirebon Kota serta BKO Polda Jabar sebanyak 212 personel, serta dibantu personel dari Kodim 100 orang.
Baca juga : Dinilai Janggal, KMP Desak KPU Bongkar Kasus Surat Suara Tercoblos
"Ada juga back up 4.112 personel Linmas yang akan mengamankan TPS. Masing-masing TPS 2 orang," kata mantan Penyidik KPK tersebut.
Kapolres mengaku telah memetakan TPS yang rawan, yakni TPS di Rutan dan Lapas Cirebon serta TPS yang pada pilkada Kota Cirebon lalu dilakukan PSU. Untuk TPS yang rawan akan dijaga satu personel kepolisian. Sedangkan, TPS yang akan dijaga oleh dua anggota kepolisian namun dibagi menjadi 7 TPS.
"Mereka (personel) sudah diperintahkan untuk bergerak menuju lokasi bertugas," jelas Kapolres. (MGN)