Kemenhan Bantah Berencana Beli Pesawat Milik Amerika

Kamis, 9 Juli 2020, 18:34 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Donny Ermawan Taufanto mengatakan pihaknya belum memiliki rencana melakukan pembelian pesawat militer jenis MV-22 Block C Osprey dari Amerika Serikat (AS). Hal itu dia sampaikan menyikapi kabar yang menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia mendapat izin terkait pengajuan pembelian delapan unit pesawat militer jenis MV-22 Block C Osprey dari AS senilai total US$2 miliar atau setara Rp28,8 triliun. "Belum, kita belum ada untuk merencanakan (beli) pesawat yang Osprey," kata Donny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (8/7).

Baca juga : Pemkab Cirebon Terima Bantuan 20 Ribu Telur dari Perusahaan Pakan Ternak

Dia menerangkan pihaknya lebih mengutamakan produk buatan dalam negeri dalam pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista). Menurutnya, Kemhan akan menggunakan pesawat dalam negeri selama memungkinkan. "Jadi pesawat-pesawat yang kami bisa pergunakan industri dalam negeri, kami pergunakan industri dalam negeri dulu," ucapnya. Donny bahkan menyebut tidak menutup kemungkinan rencana pembelian itu hanya klaim dari AS. "Mungkin bisa seperti itu ya, saya belum tahu, tapi intinya kita belum ada mengarah ke pembelian ke sana," ujarnya.

Baca juga : Merokok Saat Berkendara Bisa Dipenjara 3 Bulan

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dikabarkan mendapat izin terkait pengajuan pembelian delapan unit pesawat militer jenis MV-22 Block C Osprey senilai total Rp28,8 triliun. Indonesia juga disebut memborong 20 buah penerima peringatan rudal, sistem navigasi udara, 24 buah AE 1107C Rolls Royce Engine, sebanyak 20 buah sistem navigasi lintas udara, 20 senjata mesin jenis M-240-D 7.64mm.(ERY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal