LampuHijau.co.id - Selasa, 19 Maret 2019 Erwin Aksa resmi dipecat dari jabatannya di kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Hal itu dikarenakan Erwin mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019.
Menanggapi ramainya pemberitaan dirinya di berbagai media, Erwin Aksa akhirnya memberikan keterangan terkait dengan keputusannya tersebut.
Melalui pesan elektronik yang didapat dari kalangan pewarta, keponakan Jusuf Kalla itu menjelaskan beberapa hal, salah satunya adalah perihal dinamika politik yang kian mendekati bulan April 2019.
Baca juga : Jenita Janet Jadi YouTuber
“Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April 2019 mendatang merupakan proses politik konstitusional yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945. Setiap warga negara berhak untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden sesuai dengan pilihan hati nuraninya dan hak tersebut dijamin dan dilindungi oleh Undang-Undang.
Terkait pilihan saya untuk calon presiden dan calon wakil presiden 2019-2024, perlu saya sampaikan bahwa memang betul saya mendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Pilihan saya ini saya sadari tidak sejalan dengan pilihan Partai Golkar di mana saya bernaung saat ini.” begitu isi keterangannya.
Baca juga : Analis Sosial : Jokowi Sudah Terlambat, Minta Maaflah ke Rakyat Indonesia
Perlu diketahui, Erwin Aksa Mahmud merupakan anak dari Mahmud Aksa yang tercatat sebagai orang terkaya nomor 34 versi Forbes. Saat ini Erwin menjabat sebagai Komisaris Utama Bosowa Grup - holding besar bisnis sang Ayah.
Erwin Aksa sebelumnya blak-blakan menyatakan mendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Bentuk dukungan itu diperlihatkan Erwin dengan kehadirannya di barisan pendukung kubu 02 saat debat calon wakil presiden Ahad malam, 17/3. (Put)