The Jakarta Institute Ajak Masyarakat Jadi Agen Stop Penyebaran Hoax di Tengah Pandemi Covid-19

Ilustrasi: Ist
Jumat, 15 Mei 2020, 20:38 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - The Jakarta Institute mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak menjadi penyebar hoax di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya perputaran hoax tentang wabah tersebut terbilang cukup tinggi.

Menurut data yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika per 28 April 2020, pukul 08.00, terdapat 607 kasus hoax terkait Covid-19. Jumlah ini terus meningkat selama empat bulan terakhir.

Pada Januari 2020 tercatat 40 kasus hoax, lalu 98 kasus pada Februari, 266 kasus pada Maret, dan 203 kasus pada April. Ajakan tersebut dibalut lewat conten video testimoni yang mencerdaskan dengan menghadirkan beberapa narasumber yang memiliki kapasitas tinggi dibidangnya.

Baca juga : Telegram Kapolri Larang Mudik PNS dan Polri di Tengah Pandemi Covid-19

"Kita semua harus bersatu melawan Covid-19 dan menjadi agen penstop penyebaran hoaks yang tidak kalah mengkhawatirkan dengan virus tersebut," ujar Direktur The Jakarta Institute, Sumadi kepada awak media di Jakarta, Jumat (15/05).

Ia juga menjelaskan bahwa hoax itu antara lain berupa pesan berantai bahwa ada bantuan voucher gerai minimarket saat PSBB atau ragam aksi kejahatan setelah narapidana dibebaskan akibat wabah Covid-19.

Apabila hoax-hoax tadi dijadikan dasar, maka akan semakin banyak orang yang terinfeksi hingga meninggal. Hoax terkait Covid-19 yang terus berseliweran diyakini bisa merusak kepercayaan pada pemerintah dan pada sesama warga masyarakat.

Baca juga : Tren Isu Ketahanan Pangan Menanjak Saat Pandemi Covid-19

Efek negatif yang mungkin muncul akibat ketiadaan kepercayaan antara lain sulitnya memobilisasi orang-orang untuk satu kata dan perbuatan. Padahal, dibutuhkan keselarasan kata serta perbuatan untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Kondisi tersebut semakin rumit jika polarisasi ideologi politik publik pada masa Pemilu ikut berpengaruh. Ia juga mengajak masyarakat untuk menonton video testimoni yang di buat The Jakarta Institute sebagai bahan referensi yang mencerdaskan untuk menstop penyebaran hoaks.

"Mari kita tonton video yang kita buat karena sangat mencerdaskan agar kita faham dalam memutus rantai penyebaran covid 19 serta menolak menjadi penyebar hoak, disamping itu tujuannya adalah memberikan wawasan yang sangat penting bagi kita. Dengan harapan kita semua bisa sadar dalam menangkal wabah ini," tutupnya. (DRS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal