LampuHijau.co.id - Benar-benar kacau, istri koruptor Racmat Yasin (RY) yang kini jadi caleg DPR RI dari PPP, No. 1, Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor), Hj. Elly Halimah Yasin diduga kuat "menabrak" aturan kampanye.
Istri mantan Bupati Bogor (RY) itu kuat dugaan memobilisasi massa Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memilihnya. Padahal, PNS yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya netral alias tidak boleh diseret-seret dalam politik praktis.
Baca juga : Gandeng Kementerian LHK, Anggota DPR (AF) Sumbang Motor Sampah
"Dalam sosialisasi Caleg DPR RI dari PPP, Dapil Jabar V, No. 1, Hj. Elly Halimah Yasin itu, diduga ia melakukan pelanggaran," ungkap Abdul H. pada Lampu Hijau Thejak, di Bogor, Rabu (10/4/2019).
Mantan pimpinan PAC PPP ini menyebutkan, dalam kegiatan sosialisasi caleg, pada Senin, 8 April 2019 di Mutiara, Cariu, Kabupaten Bogor itu, Elly diduga kuat mengajak beberapa PNS untuk memilihnya. "Ya, dihadiri beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) kegiatan tersebut. Turut hadir di acara itu adalah Camat Cariu, Bapak Didin wahidin dan Sekcam Cariu, Bapak Bakri Hasan," tandasnya.
Baca juga : TKD Klaim Jokowi-Maruf Unggul 60 Persen di Kota Bekasi
Bahkan, kata dia, pejabat pemerintah itu yang memprakarsai acara tersebut. "Acara tersebut sangat menyimpang dari aturan Panwaslu. Karena, turut hadir juga beberapa guru PNS dan kepala desa. Ini tidak boleh dong seharusnya," tudingnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, panwas harus menindak ipar Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin itu. "Saya dengar, Ketua Panwas Kecamatan Cariu, H. Taufik Suharto sudah tahu. Dia diam karena takut katanya," imbuh dia. (AGS)
Baca juga : Dua Tahun Kasus Novel Diyakini Jadi Isu Kampanye Lawan Jokowi