Awas, Ada 16 Provinsi & 8 Kabupaten/Kota Rawan Konflik

Banten Rawan Konflik Pemilu, Kalo Jakarta Katanya Sih Aman-aman Saja

Selasa, 9 April 2019, 22:22 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ada 16 provinsi yang rawan konflik saat hari pencoblosan 17 April 2019 mendatang. Ke-16 provinsi itu memiliki indeks kerawanan tinggi. Demikian diungkap oleh Badan pengawas Pemilu (Bawaslu. Salah stau Provinsi yang rawan adalah Banten. Sementara Jakarta sendiri termasuk aman. Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin menyebutkan 16 provinsi dengan indeks kerawanan tinggi tersebut adalah Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Jawa Tengah, dan Banten. Kemudian Jawa Barat, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Papua, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara. "Kami perbaharui indeks untuk memberi peringatan atas daerah yang kami petakan rawan agar disiapkan antisipasi," kata Mochammad Afifuddin.


Indeks kerawanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota diukur berdasar empat dimensi yaitu sosial politik, penyelenggaraan pemilu bebas dan adil, kontestasi, dan dimensi partisipasi.
Dimensi sosial politik di antaranya dipengaruhi orang kuat atau tokoh lokal, kekerabatan politik, mobilisasi uang, aparatur sipil negara yang tidak netral, dan mobilisasi dengan ancaman. Kemudian penyelenggaraan pemilu di antaranya hilangnya hak pilih hingga data pemilih yang tidak akurat dan komprehensif. Dimensi kontestasi meliputi antara lain masih tidak adanya keterwakilan kelompok disabilitas dan perempuan dalam daftar calon legislatif.

Baca juga : Peduli Kesehatan, Rusli Arsyad Usul Berdirinya RSUD Cakung

Sedangkan dimensi partisipasi, yakni rendahnya paritisipasi dalam pengawasan dan rendahnya partisipasi kandidat peserta pemilu yang patuh aturan. Dimensi ini juga mencakup rendahnya partisipasi kandidat untuk mengedukasi masyarakat dan akses media terhadap proses tahapan pemilu. Untuk provinsi Banten sendiri dari Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019, ada tiga kabupaten/kota  yang masuk paling rawan. Yakni Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon. Secara umum Banten masuk dalam kategori rawan sedang, namun jika dipetakan berdasarkan sub dimensi yakni sub dimensi hak pilih,  kampanye, keberatan pemilu, pengawasan pemilu, refresentasi minoritas dan partisipasi kandidat, ada tujuh daerah yang masuk kategori rawan, tiga diantaranya yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon masuk kategori paling rawan karena memiliki tiga sub dimensi sekaligus.

Rinciannya, sub dimensi hak pilih terdapat di Kabupaten Lebak dengan 90.91 poin, Kabupaten Tangerang 81.82 poin, Kota Cilegon 90.91 poin dan Kota Serang 90.91 poin. Sub dimensi Keberatan pemilu yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Serang dengan nilai 68.75 poin. Sub dimensi kampanye, kategori rawan tinggi terdapat di  Kota Cilegon dengan 68.75 poin dan Kabupaten Serang dengan 72.92 poin. Sub dimensi pengawasan pemilu terdapat untuk Kabupaten Lebak dengan 67.50 poin. Lalu, sub dimensi partisipasi kandidat terdapat  di Kota Tangerang dengan 66.67 poin. Kemudian, sub dimensi representasi minoritas terdiri atas Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang dengan 100.00 poin.

Baca juga : Ancaman People Power Amien Rais Dinilai Kayak Bocah Merengek Minta Mainan


Indek Kerawanan pemilu dihasilkan dari serangkaian  tahapan riset yang melibatkan berbagai pihak sebagai narasumber, baik dari kementerian/lembaga yang berkepentingan dengan pemilu, akademisi, peneliti, praktisi pemilu, kepolisian, media dan pegiat pemilu. Untuk memeroleh data yang valid dan akurat, pada tahapan pengumpulan data, Bawaslu RI melibatkan seluruh bawaslu tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota. IKP bisa digunakan untuk mendeteksi secara segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pemilu 2019. Sehingga bisa menjadi rekomendasi penyusunan strategi pencegahan dan pengawasan tahapan pemilu kepada stakeholder pemilu. Sementara itu untuk kerawanan kabupaten/kota, ada delapan kabupaten/kota di Indonesia yang dinilai memiliki kerawanan tinggi, yakni Kabupaten Jayapura, Lembata, Mamberamo Raya, Solok, Intan Jaya, Tolakara, dan Kabupaten Nduga. Dari pengukuran dimensi itu, Bawaslu RI menyebutkan Kabupaten Jayapura memiliki kerawanan tinggi pada Pemilu 2019 yang mencakup empat dimensi tersebut dengan skor 80,21.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal