LampuHijau.co.id - Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan, harus ada kandidat dari partainya di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, M. M. Ardy Mbalembout, S. H., M. H., C. L. A.
"Target AHY, ada kandidat dari Demokrat pada Pilpres 2024. Sedangkan pada Pileg 2024, kita berharap dari 7,7 persen suara sekarang bisa naik minimal jadi 10 persen hingga 15 persen," ucap Ardy saat dihubungi wartawan, Rabu (22/4/2020).
Politisi muda Demokrat ini mengatakan, ke depan, pada Pilkada 2020 atau 2021 dan Pileg maupun Pilpres 2024, peran anak muda sangat yang ada dibutuhkan dalam hal ini yang ada di struktur partai. "Kabinet AHY ini diisi anak-anak muda dengan latar belakang, kultur yang lengkap baik berasal dari ormas, organisasi keagamaan, profesional, maupun organisasi kepemudaan.
Baca juga : Kabinet AHY Adalah Harapan Kejayaan Demokrat Ke Depan
Ada mantan ketua umum KNPI Rifai Darus, ada anaknya Kyai Maruf Amin (Azizah). Ada dari kalangan advokat seperti saya, ada dari artis, olahragawan, semua kalangan ada lengkap. Komposisi nasionalis religius lengkap," jelasnya.
Lebih lanjut, ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta ini menerangkan, kalau semua kekuatan yang ada di struktur partai itu dimaksimalkan dengan baik, maka ia meyakini akan dapat menarik gerbong yang ada di luar. "Kabinet AHY ini sesuai pidato beliau pada 15 April 2020, diisi kader-kader lama dan baru yang profesional di bidangnya. Banyak yang merupakan tamatan dari luar negeri.
Bukan berarti yang dari dalam negeri tidak bagus. Ini untuk modernisasi dan menjawab tantangan di masa mendatang," paparnya.
Baca juga : Turnamen Tiga Pilar Cup 2020 Jakarta Barat Resmi Ditutup
Mantan atlet karateka internasional ini menyebutkan, Kabinet AHY ini sangat lengkap dan berkualitas. "AHY menggunakan orang-orang yang jago-jago IT semua. Sekarang saja kita meeting secara virtual. Dan inilah cerdasnya AHY melihat perkembangan zaman," tukasnya.
Loyalis SBY itu menambahkan, saat ini, partainya tengah melakukan konsolidasi dan penggalangan di daerah-daerah. Ia pun menyebut komposisi Kabinet AHY ini mewakili semua wilayah.
"Seperti Waketum yang ada ini mewakili semua provinsi dari Jawa, Bali, Aceh sampai Papua. Secara geopolitik mewakili semua wilayah," lanjutnya.
Baca juga : Usul Bubarkan Koalisi Pilpres 2019, Partai Demokrat Disemprot Kanan-Kiri
Soal kader-kader senior yang terkesan 'disingkirkan', Ardy membantah keras hal itu. "Kita tidak menyingkirkan kader senior. Justru kita menempatkan kader senior di posisi terhormat. Oleh Pak SBY, para kader senior ditempatkan di posisi terhormat di majelis tinggi partai, dewan pembina, dewan pengawas," imbuh dia.
Nah, untuk di DPP, kata politisi cerdas ini, diisi anak-anak muda. "Hal ini supaya pergerakan atau mobile bisa cepat dan lancar karena DPP butuh energi besar," tandasnya yang terpilih dua kali sebagai Ketua KAI DKI Jakarta ini. (AGS)