LampuHijau.co.id - Perpanjangan waktu untuk pegawai melakukan work from home (bekerja dari rumah) menjadi perhatian serius politisi di Kebon Sirih.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono mendesak, agar pimpinan DPRD dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera merumuskan formula yang tepat untuk memberikan rasa nyaman di masyarakat.
"Fraksi PDI Perjuangan mendorong pimpinan dewan dengan eksekutif segera ambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak sosial dari kebijakan bekerja dari rumah," ujar Sekretaris DPD PDIP DKI itu kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).
Baca juga : Atasi Pencemaran Udara, Pemprov DKI Siapkan Tujuh Langkah Jitu
Gembong mengungkapkan, yang sangat terdampak dengan adanya kebijakan work from home, khususnya para pekerja harian. Ini berdasar hasil penelusuran dan komunikasi yang dilakukannya dengan masyarakat.
Kata politisi dapil Jaksel ini mayoritas, penduduk Jakarta merasakan kekhawatiran terbesar, ketika anak dan istrinya tidak bisa dicukupi kebutuhannya sehari-hari.
"Masyarakat lebih takut, anak dan istrinya tidak bisa makan. Belum lagi harus membayar cicilan motor dan kebutuhan sekunder lainya. Sehingga mengesampingkan resiko tertular virus corona," beber anggota Komisi A DPRD DKI itu.
Dalam kondisi seperti ini, sambung politisi juga Sekretaris DPS PDIP DKI ini Pemprov harus cermat mengambil langkah-langkah. Perlu kajian yang mendalam, khususnya berkaitan dengan dampak bekerja dan belajar dari rumah.
"Ini membutuhkan data yang valid untuk dijadikan formula penanggulangannya oleh Pemda DKI," jelas loyalis Megawati Soekarnoputri ini.
Sementara, DPRD dan Pemrov memikirkan formula yang tepat dalam mencari solusi. Anggota DPRD DKI yang sudah dua periode duduk di Kebon Sirih ini berharap, penanganan covid 19 dilakukan dengan baik dan dipatuhi oleh semua elemen masyarakat. (DRI)