LampuHijau.co.id - Meski jadwal pemilihan wakil gubernur (pilwagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno masih gelap. Namun partai Gerindra makin percaya diri calon wagub jagoannya, Ahmad Riza Patria dapat menjadi orang nomor dua di Pemprov DKI Jakarta mendampingi Gubernur Anies Baswedan. "Ya saya yakin yah ketika kita komunikasikan kemarin keliling responnya positif terhadap calon kita. InsyaAllah lah terpilih calon dari Gerindra," kata Taufik kepada wartawan kemarin.
Tak hanya itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini juga mengatakan, Riza Patria memiliki kemampuan yang handal dalam berbagai hal. "Saya kira (Riza) mumpuni untuk menjadi wagub Pak Anies," imbuhnya.
Taufik menambahkan, minggu depan sepulangnya Riza dari Mekkah, rencananya Partai Gerindra akan bertandang ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), selaku rivalnya dalam pemilihan Cawagub untuk menjalin silaturahmi. "Insya Allah dengan PKS pun kayaknya minggu depan kita akan ketemu," tandasnya.
Baca juga : Shakira Meski Sibuk Tetap Perhatian Sama Anak
PKS sendiri memilih Nurmansjah Lubis alias Ancah untuk melawan Riza Patria dalam memperebutkan posisi Wagub DKI. Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta juga mengungkapkan dalam tahapan pemilihan Wagub nantinya akan diadakan dialog terbuka berupa tanya jawab yang dilakukan setiap fraksi ke masing-masing kandidat. "Kami akan tambahkan, supaya dalam paripurna diberikan masing-masing fraksi untuk menyampaikan pertanyaan ke kandidat, itu terbuka untuk umum," bebernya.
Dengan begitu, loyalis Prabowo Soebianto ini menegaskan, setiap fraksi memiliki kesempatan yang sama untuk menguji kemampuan calon pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan dan menguliti permasalahan Ibukota. Taufik juga menilai, dengan diadakan dialog terbuka tersebut sudah termasuk ke dalam bagian uji kelayakan atau fit and proper test terhadap kandidat Wagub DKI.
Sementara itu, Rapimgab Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) DKI Jakarta sisa periode 2017-2022 akan dimulai Senin (17/2) mendatang. Demikian disampaikan Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah usai bertemu Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Kamis (13/2). Amir mengatakan, tahapan Pilwagub DKI Jakarta sebelumnya tertunda karena Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi, sedang sakit. "Saya memanfaatkan untuk bertemu Pak Pras untuk menyampaikan agar pemilihan Wagub dipercepat," kata Amir.
Baca juga : Kasus Pilkada Tapteng, Masinton Minta KPK Periksa Bachtiar Sibarani
Amir menegaskan, Pras berkomitmen untuk mempercepat pemilihan Wagub, agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan segera memiliki pendamping pasca pengunduran diri Sandiaga Uno yang mengikuti kontestasi Pilpres. "Inti dari komitmen beliau tahapan pemilihan Pilwagub akan dimulai Senin pekan depan. Sepanjang saya berteman dengan Pak Pras, beliau adalah orang yang berkomitmen pada janji," terang Amir.
Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan terkait adanya usulan mengenai fit and proper test kandidat Wagub DKI yakni, Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra. "Arahannya lebih kepada dialog. Saya juga mengusulkan agar untuk sesi tanya jawab dengan cawagub bisa dilakukan oleh perwakilan fraksi. Saya berharap proses bisa berjalan cepat agar paling lambat pada pertengahan Maret sudah ada Wagub DKI Jakarta sisa periode 2017-2022," ungkap Amir.
Menurutnya, karena sidang paripurna ini berlangsung secara transparan dan terbuka, Pras juga meminta aktivis yang memberikan perhatian terhadap Pilwagub DKI untuk hadir langsung melakukan monitoring. "Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi sangat memberikan kesempatan kepada kawan-kawan aktivis untuk melakukan pemantauan langsung," pungkas Amir.(DRI)