LampuHijau.co.id - Gubernur DKI Jakarta harus punya pendamping. Tujuannya, agar tidak ada lagi kegiatan-kegiatan di dinas yang tidak diketahui oleh gubernur seperti kegiatan pemberian penghargaan kepada diskotik Collosium di Dinas Pariwisata, rdi Monas, dan lain-lain.
"Itu tujuan utama Gubernur Anies Baswedan harus memiliki wakil gubernur. Artinya, ke depan wakil gubernur apakah Ahmad Riza Patria atau Nurmansyah Lubis tidak sekadar ban serep. Tapi punya pembagian tugas yang jelas dari Anies," kata anggota Komisi B DPRD, Nur Afni Sajim, di Jakarta pada Rabu (5/2/2020).
Baca juga : Bakesbangpol DKI harus Mampu Berdayakan Masyarakat
Karena itu, ujar politisi Partai Demokrat ini, kedua calon wagub yang dibawa fraksi Partai Gerindra maupun Partai PKS bukan lagi sekadar wacana. Namun harus memiliki kemampuan dalam bekerja mendampingi Anies.
"Calon wagub Riza maupun Nurmansyah bukan sekadar wacana. Namun harus mampu jadi pendamping Anies agar Jakarta semakin bagus kedepannya. Dan tidak lagi ada kasus pemberian penghargaan untuk diskotik Colloseum, di mana Gubernur Anies tidak mengetahui kegiatan oknum di Dinas Pariwisata," papar Afni.
Baca juga : Gelar Media Gathering, BI Cirebon: Media Ujung Tombak Menyampaikan Kebijakan
Ditambahkan Afni, ini contoh gubernur tidak bisa bekerja sendiri. Setelah ada wakil gubernur, tidak ada lagi kegiatan tersembunyi di dinas atau SKPD yang notabene pemimpin DKI Jakarta tidak tahu baik gubernur atau wagub.
"Karena itu, wagub yang kita dukung bukan ban serep tetapi juga pengambil kebijakan kedua setelah gubernur yang bisa membuat Jakarta #maju kotanya bahagia warganya#. Selain itu, wagub baru nanti harus punya visi yang jelas untuk atasi masalah banjir dan macet Jakarta," imbuh Afni. (ULI)