LampuHijau.co.id - Anggota DPD RI asal Aceh, Darwati A. Gani, mendesak pemerintah dan instansi terkait bergerak cepat menangani dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Aceh. Perlindungan kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan, harus menjadi prioritas.
Darwati mengingatkan, paparan asap berisiko memicu gangguan pernapasan dan memperburuk kondisi kesehatan, khususnya pada anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan.
Baca juga : Bang Azran Desak Propemperda DKI 2027 Berbasis Data dan Kebutuhan Warga
“Anak-anak dan lansia harus mendapat perhatian khusus di tengah kondisi kabut asap. Kita tidak boleh mengabaikan risiko kesehatan yang ditimbulkan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Darwati, dalam keterangan rilisnya, Sabtu (17/10/2026).
Ia meminta pemerintah meningkatkan pemantauan kualitas udara, menyampaikan informasi secara berkala, serta memastikan fasilitas kesehatan siap melayani warga yang terdampak.
Baca juga : Selama 8 Bulan, Polres Subang Tangani 41 Kasus Kejahatan Seksual Terhadap Anak
Darwati juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Warga yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang semakin parah diminta segera mencari pertolongan medis.
Menurutnya, penanganan kabut asap tidak boleh berhenti pada imbauan kepada masyarakat. Pemerintah perlu memperkuat koordinasi, menangani sumber asap, serta meningkatkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca juga : Buruh Informal Jangan Dianaktirikan, KSBSI Desak Pemerintah Danai PBI Jamsostek
“Penanganan kabut asap harus dilakukan secara serius dan terkoordinasi. Upaya melindungi kesehatan masyarakat harus berjalan beriringan dengan penanganan sumber asap agar dampaknya tidak terus dirasakan warga,” ujarnya.
Darwati berharap langkah konkret segera dilakukan agar paparan asap tidak semakin mengancam kesehatan masyarakat. Ia menegaskan, keselamatan warga harus tetap menjadi perhatian utama hingga kualitas udara kembali membaik. (Asp)