Ketua Baru KWP Ditantang Makin Solid dan Profesional

Penetapan Rafyq sebagai ketua KWP periode 2026-2028 berlangsung dalam Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama KWP yang diikuti sekitar 190 wartawan parlemen di Griya Sabha Kopo, Bogor, Jumat (2/10/2026) petang. FOTO (dok. KWP)
Minggu, 4 Oktober 2026, 22:44 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Tongkat estafet kepemimpinan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) resmi berganti. Rafyq Panjaitan ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KWP periode 2026–2028, menggantikan Ariawan yang telah memimpin organisasi wartawan parlemen tersebut.

Penetapan Rafyq berlangsung dalam Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama KWP yang diikuti sekitar 190 wartawan parlemen di Griya Sabha Kopo, Bogor, Jumat (2/10/2026) petang.

Pergantian kepemimpinan itu tak hanya menjadi seremoni organisasi. Pesan soal soliditas, kebersamaan, dan kualitas jurnalistik mengemuka sebagai tantangan utama KWP di tengah derasnya arus informasi dan semakin kompleksnya dinamika politik parlemen.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai keberadaan wartawan parlemen memiliki posisi strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang aktual dan berbasis fakta mengenai kinerja DPR.

“Ini soal jurnalisme dan politik, pemberitaan dan politik. Bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang aktual, berdasarkan fakta terkait kinerja dan apa yang dilakukan DPR,” kata Rizki.

Baca juga : Polda Metro Jaya Cek Beras di Tangerang Kota, Hasilnya Stok Aman dan Harga Stabil

Menurutnya, DPR merupakan rumah aspirasi masyarakat sekaligus salah satu ruang penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kerja jurnalistik di lingkungan parlemen memiliki peran besar dalam menjembatani informasi antara lembaga negara dan publik.

“Sebagai rumah dari aspirasi masyarakat, rumah dari demokrasi di Indonesia. Mungkin tampilan mereka sederhana, tapi peranan yang disampaikan dan dilakukan teman-teman jurnalis di lingkungan DPR ini luar biasa penting,” ujarnya.

Rizki juga berharap komunikasi antara DPR, Sekretariat Jenderal, Biro Pemberitaan Parlemen, dan KWP terus diperkuat. Terlebih di tengah era ketika fakta, opini, hingga disinformasi kerap bercampur di ruang publik.

“Mudah-mudahan berjalan dengan guyup, terkonsolidasi, satu tujuan, semangat yang satu, yaitu bagaimana demokrasi ke depan semakin dewasa, pemberitaan semakin aktual, terutama di era di mana fakta, fiksi, dan fitnah sekarang campur aduk menjadi satu,” katanya.

Hal senada disampaikan Plt. Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini. Ia mengapresiasi sinergi yang selama ini terbangun antara Sekretariat Jenderal DPR RI, khususnya Biro Pemberitaan Parlemen, dengan KWP.

Baca juga : Polwan Polres Subang Diharapkan Jaga Integritas, Etika dan Sikap Profesional

Menurut Suprihartini, media menjadi bagian penting dalam menyebarluaskan hasil kerja DPR kepada masyarakat.

“Dalam hal penyebaran informasi dan penyampaian hasil kinerja Dewan kepada publik, kita perlu didukung teman-teman media,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru KWP tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi agar informasi mengenai parlemen semakin dekat dan mudah dipahami masyarakat.

Sementara itu, Ketua KWP periode 2022–2026 Ariawan mengingatkan bahwa tantangan terbesar kepengurusan baru bukan sekadar menjalankan program, melainkan menjaga persatuan seluruh anggota KWP. Menurutnya, pergantian kepemimpinan jangan sampai menjadi titik awal perpecahan di tubuh organisasi.

“Yang paling penting, kepengurusan KWP 2026–2028 harus bisa menjaga persatuan seluruh anggota KWP. Soliditas internal menjadi modal penting bagi KWP dalam menjalankan peran jurnalistik di lingkungan parlemen,” tegas Ariawan.

Baca juga : Kapolsek Sagalaherang Hadiri Doa Bersama di Kediaman Putri Tokoh Pejuang Nasional

Ia menekankan, kekuatan KWP terletak pada kebersamaan para anggotanya. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu mempertahankan hubungan baik dengan DPR sekaligus menjaga independensi dan profesionalitas kerja jurnalistik.

Di sisi lain, Rafyq Panjaitan menyambut amanah tersebut dengan tekad memperkuat kebersamaan dan konsolidasi seluruh anggota KWP. Ia menegaskan kepemimpinan KWP bukan semata soal posisi, melainkan amanah bersama untuk menjaga organisasi tetap solid serta meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dengan terpilihnya Rafyq, estafet kepemimpinan KWP resmi memasuki babak baru. Tantangannya kini bukan hanya bagaimana menjalankan roda organisasi, tetapi bagaimana menjadikan KWP semakin solid, profesional, dan mampu menjawab tuntutan publik terhadap informasi parlemen yang cepat, akurat, dan berimbang. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal