Estafet KWP Bergulir, Ariawan Tekankan Satu Hal kepada Rafyq

Ketua KWP Periode 2024-2026, Ariawan (Kiri) bersama Ketua KWP terpilih periode 2027-2029, Rafyq Pandjaitan (Kanan) saat pemilihan Ketua KWP di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Foto (dok.KWP)
Jumat, 2 Oktober 2026, 21:11 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Suksesi kepemimpinan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) periode baru resmi bergulir. Namun, di balik pergantian kepemimpinan tersebut, ada pesan penting yang ditinggalkan Ketua KWP sebelumnya, Ariawan: jangan sampai pergantian ketua justru menggerus soliditas wartawan parlemen.

Pesan itu disampaikan Ariawan saat memberikan sambutan penutup dalam pemilihan Ketua KWP di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

Ariawan menegaskan, tantangan utama ketua baru bukan sekadar menjalankan program kerja organisasi, tetapi menjaga komunikasi dan kebersamaan ratusan jurnalis yang memiliki latar belakang media berbeda.

"Saya menitipkan amanat besar ini kepada Rafyq Pandjaitan agar senantiasa menaruh perhatian ekstra pada nilai kebersamaan serta kekompakan seluruh jurnalis di lingkungan Parlemen," tegas Ariawan.

Baca juga : Wujud Kepedulian Polri, AKP Warjo Bagikan Sembako kepada 250 Warga

Menurutnya, kekuatan KWP tidak semata-mata terlihat dari banyaknya kegiatan yang digelar. Lebih dari itu, organisasi wartawan parlemen harus mampu menjaga kekompakan ketika menghadapi berbagai dinamika di lapangan.

"KWP hanya bisa menjadi organisasi yang disegani dan berdampak luas apabila kepemimpinan baru mampu merangkul setiap perbedaan tanpa ada kelompok yang merasa ditinggalkan," ujarnya.

Pesan tersebut menjadi bekal bagi Ketua KWP terpilih, Rafyq Pandjaitan. Ia menyatakan siap melanjutkan hal-hal positif dari kepengurusan sebelumnya sekaligus memperkuat kolaborasi antarjurnalis di lingkungan parlemen.

"Kami berkomitmen menjadikan KWP sebagai ruang kolaborasi yang inklusif, di mana soliditas antarjurnalis Senayan menjadi fondasi utama gerakan kami," kata Rafyq.

Baca juga : Gelar Jumat Berkah, Kapolsek Sagalaherang Bagikan Nasi Kotak kepada Masyarakat

Menurut Rafyq, perubahan lanskap media menuntut konsolidasi internal yang semakin kuat. Wartawan parlemen, kata dia, harus tetap mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara kritis sekaligus menjaga kebersamaan sebagai komunitas.

Ia juga memastikan pesan dan pengalaman kepengurusan sebelumnya akan menjadi pijakan dalam menjalankan organisasi.

"Rekomendasi dan wejangan dari senior Ariawan akan menjadi panduan moral bagi seluruh jajaran pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi ke depan," tutur Rafyq.

Suksesi kepemimpinan KWP di Kopo kemudian ditandai dengan penyerahan berkas kepengurusan secara simbolis. Serah terima tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru organisasi wartawan parlemen di bawah kepemimpinan Rafyq Pandjaitan.

Baca juga : MPR Bertemu MA, Ahmad Muzani Tekankan Independensi Hakim dan Supremasi Hukum

Kini, tantangan baru berada di pundak kepengurusan KWP periode berikutnya: menjaga muruah jurnalisme parlemen, memperkuat kolaborasi, sekaligus memastikan tidak ada anggota yang merasa ditinggalkan di tengah dinamika politik dan media yang terus berubah. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal