Komisi V DPR Tunda Raker Bahas Kecelakaan KA Bekasi Timur, Menhub Dudy Sakit

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. Foto (Dok.DPR RI)
Rabu, 13 Mei 2026, 16:11 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Rapat kerja dan rapat dengar pendapat antara Komisi V DPR RI dengan pemerintah terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur resmi ditunda. Penundaan dilakukan karena Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dikabarkan sakit dan meminta jadwal rapat diundur.

Rapat yang sedianya digelar bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, serta Kepala BNPP/Basarnas itu sejatinya membahas penjelasan pemerintah terkait insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur dan sejumlah kecelakaan perkeretaapian lainnya di Indonesia.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menjelaskan bahwa berdasarkan tata tertib DPR RI, rapat kerja alat kelengkapan dewan harus dihadiri langsung oleh menteri terkait. Karena itu, mayoritas anggota Komisi V menyetujui permohonan penjadwalan ulang dari Menteri Perhubungan.

Baca juga : DPR Desak Evaluasi Total Keselamatan KA Usai Tragedi Bekasi Timur

“Karena ini bagian tidak terpisahkan dari kehadiran Menteri Perhubungan, dan menurut teman-teman tadi kita setujui usul Pak Menteri Perhubungan terkait penjadwalan kembali rapat dengan Komisi V DPR RI,” ujar Lasarus saat memimpin rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Lasarus juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Karena itu, DPR menilai pembahasan belum dapat dilakukan secara maksimal tanpa penjelasan lengkap dari pemerintah dan hasil investigasi KNKT.

Dalam kesempatan tersebut, Lasarus turut menyampaikan duka cita mendalam atas para korban kecelakaan transportasi, baik tragedi kereta api di Bekasi Timur maupun kecelakaan bus di Sumatera Selatan.

Baca juga : Komisi VIII DPR RI Dukung Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran di UIN Bandung

“Atas nama pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga korban,” katanya.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta rapat untuk mengheningkan cipta dan mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, sementara korban luka segera diberikan kesembuhan.

Sebelum menutup rapat, Lasarus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mitra kerja Komisi V DPR RI yang telah hadir, termasuk Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, serta jajaran Korlantas Polri.

Baca juga : Komisi III DPRD Subang Hadiri Audiensi GPI Bahas Penertiban Bangunan Liar

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena rapat ini belum bisa dilanjutkan. Terima kasih kepada seluruh mitra yang sudah hadir di ruang rapat Komisi V DPR RI,” tutup Lasarus. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal