LampuHijau.co.id - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat diplomasi parlemen di kawasan dengan menggagas pembentukan Forum Senat Asia Tenggara (FSAT).
Hal itu disampaikan Sultan saat menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia, Yang Mulia Prapan Disyatat, di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (22/8).
Dalam pertemuan hangat tersebut, Sultan didampingi jajaran pimpinan Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI: Ketua BKSP Gusti Farid Hasan Aman, Wakil Ketua Darmansyah Husein, dan Mirah Midadan Fahmid. Menurut Sultan, inisiatif FSAT merupakan momentum strategis bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat hubungan antarparlemen, khususnya lembaga senat atau majelis tinggi, di luar kerangka AIPA.
Baca juga : Dorong Forum Senator ASEAN, DPD RI Gaet Dukungan Spanyol
“Konsep pembentukan Forum Senat Asia Tenggara harus segera ditindaklanjuti. Momentum saat ini sangat tepat untuk memperkuat kerja sama antarparlemen di kawasan,” tegas Sultan.
DPD RI bahkan sudah melayangkan surat resmi kepada ketua senat Thailand, Malaysia, Filipina, dan Kamboja, dan kini menunggu respons lebih lanjut. Sultan juga mengonfirmasi adanya rencana kunjungan resmi ke Thailand guna membahas lebih dalam gagasan tersebut.
Dubes Thailand, YM Prapan Disyatat, menyambut baik inisiatif itu. Menurutnya, forum tersebut akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat diplomasi parlemen ASEAN. “Forum ini sangat potensial memperkuat kerja sama antar-senat. Thailand siap mendukung dan berdiskusi lebih lanjut untuk merealisasikannya,” ujar Dubes Prapan.
Baca juga : DPRD Jakarta Gelar BK Award demi Semangati Anggota, Libatkan Balkoters di Penjurian
Sementara itu, Ketua BKSP Gusti Farid Hasan Aman menambahkan, gagasan FSAT murni berasal dari DPD RI sejak 2023 dan telah mendapat sambutan positif dari sejumlah pihak, termasuk Ketua Senat Kamboja, Hun Sen. Bahkan, Senat Korea Selatan dan Senat Spanyol disebut sudah menunjukkan minat untuk bermitra dengan FSAT jika terbentuk.
Deklarasi resmi Forum Senat Asia Tenggara direncanakan berlangsung di Bali pada November 2025 dengan menghadirkan para ketua senat dari lima negara ASEAN serta duta besar negara sahabat.
“Forum ini bukan untuk menggantikan AIPA, melainkan memperkuatnya. Kelak, FSAT akan membuka peluang kerja sama nyata di bidang ekonomi daerah, UMKM, pariwisata, hingga pendidikan. Intinya, untuk kesejahteraan masyarakat di kawasan,” pungkas Sultan. (Asp)