Antisipasi Pohon Rawan Patah dan Tumbang, Yuke DPRD DKI: Distamhut Harus Tambah Alat Penopingan

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: DPRD DKI Jakarta)
Selasa, 22 Juli 2025, 22:20 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Komisi D DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta menambah alat penopingan (alat pemangkas pohon). Tujuannya, mempermudah dan mempercepat proses pemangkasan. Terutama pada pohon yang tinggi dan rimbun.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan, penambahan alat penopingan tersebut dibutuhkan. Banyak pohon berukuran besar sulit dijangkau atau berada di lokasi rawan.

"Penopingan pohon baik itu penebangan maupun penopingan yang memerlukan peralatan atau kendaraan yang khusus membantu mereka menoping itu," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025).

Yuke mengaku, banyak keluhan warga terkait antrean penebangan pohon. Pengajuan penebangan terkendala disebabkan beberapa faktor. Di antaranya keterbatasan alat karena tingginya permintaan.

Baca juga : Keren, Partisipasi Pemilih di Lapas dan Rutan Salemba 100 Persen, Yang Sakit Dijemput Biar Hak Pilihnya Gak Amsyong

"Banyak sekali aduan mereka yang mengantre mereka untuk menebang ataupun menoping pohon," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mengatakan, sangat penting bagi Distamhut DKI Jakarta menambah mobil skylift untuk menoping pohon.

Dengan skylift, dapat memberikan akses yang aman dan efisien ke ketinggian pohon yang akan ditebang bagi para petugas. Sekaligus pekerja dapat menjangkau dahan-dahan pohon yang tinggi dan sulit dijangkau tanpa perlu menggunakan tangga atau alat bantu lain yang kurang stabil.

"Skylift menjadi hal yang urgent," katanya.

Baca juga : KDRT Mengkhawatirkan, Pemerintah dan DPR Harus Evaluasi Perundangan yang Ada

Skylift juga dapat memberikan rasa aman bagi para pekerja untuk melakukan pemangkasan atau penebangan pohon secara stabil dan terkontrol. Sebab skylift dapat membantu mencegah kerusakan properti atau kecelakaan akibat pohon tumbang.

Dengan demikian, penopingan pohon di Jakarta juga tetap menjaga keindahan dan estetika kota dengan dilakukan secara selektif dan dengan mempertimbangkan dampak lingkungan serta keindahan kota.

"Menoping itu bukan sekedar menebang abis tapi bagaimana menjaga agar pohon-pohon itu tetap estetika keindahan kota tetap terjaga," kata Ghozi.

Sementara Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta M. Fajar Sauri mengakui, pihaknya membutuhkan penambahan mobil skylift untuk mengoptimalkan penopingan pohon secara cepat.

Baca juga : Antisipasi Permintaan THR, Rio: Pemprov DKI Harus Bantu RT dan RW

"Kita butuh kendaraan KDO skylift untuk membantu penopingan secara cepat," tukasnya. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal