Menyongsong 2045, Ketua MPR Dorong Sinergi Lembaga Negara dan Evaluasi Konstitusi

Ketua MPR RI - Ahmad Muzani dalam acara Media Gathering MPR RI di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/7).
Minggu, 13 Juli 2025, 00:03 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga negara dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama menjelang satu abad kemerdekaan Indonesia pada 2045. Hal ini disampaikan Muzani dalam acara Media Gathering MPR RI di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/7).

Dalam pidatonya, Muzani menilai lembaga-lembaga negara harus mulai berbenah dan memperkuat koordinasi untuk menjawab dinamika sosial, politik, dan hukum yang kian kompleks. Ia pun menggugah wacana penyempurnaan konstitusi demi menyambut abad kedua Indonesia.

Baca juga : Menyongsong Indonesia Emas 2045 Lewat Program Makan Bergizi Gratis untuk Rakyat

 "Kita perlu mulai memikirkan konstitusi modern. Apakah yang ada saat ini masih relevan untuk masa depan? Karena tantangan Indonesia di tahun 2045 tentu akan jauh berbeda," ujarnya.

Sekjen Partai Gerindra itu juga mengingatkan, tanpa sinergi antarlembaga, program pemerintah berisiko mandek atau bahkan kontraproduktif.

Baca juga : Terima Kunjungan Ketua MA, Ketua DPD RI Ungkap Sinergi Antarlembaga Negara Dibutuhkan

 "Kalau jalan sendiri-sendiri, malah menimbulkan masalah baru. Komunikasi dan koordinasi lintas lembaga adalah kunci," tegasnya.

Muzani turut mengapresiasi peran media dalam menjaga ruang publik yang sehat dan mendukung demokrasi. Ia berharap media terus menjadi mitra strategis MPR dalam mengawal arah kebijakan kebangsaan.

Baca juga : Pilkada Serentak 2024, Ketua DPN Gelora: Upaya Pemerintah Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah

Acara Media Gathering ini menjadi momentum penguatan hubungan MPR dengan insan pers, sekaligus forum refleksi bersama dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif, demokratis, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal