Suara dari Gaza”: DPR Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Palestina

Kamis, 8 Mei 2025, 11:06 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Tangis Gaza menggema hingga ke Gedung Parlemen RI. Rabu (7/5), Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menggelar konferensi pers bertajuk "Kabar Terbaru dari Gaza" di Kompleks Parlemen, Senayan.

Bukan sekadar seremoni, acara ini menjadi ruang haru dan solidaritas—dihadirkan oleh suara-suara yang baru saja menyaksikan langsung penderitaan rakyat Palestina. DPR RI menggandeng Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, dan Kementerian Sosial. Turut hadir pula Tim Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) yang baru kembali dari misi kemanusiaan di Gaza—membawa kisah nyata dari jantung penderitaan.

Baca juga : Peringati Hari Bumi, DAHANA Beri Fasilitas Kebersihan untuk Masyarakat Subang

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menyatakan dengan lantang bahwa DPR bukan hanya institusi politik, tetapi juga rumah perjuangan kemanusiaan. “Sejak tiga bulan lalu, kami menggagas DPR sebagai rumah para pejuang kemanusiaan Palestina. Ini bukan simbolik, ini langkah nyata,” ujar Mardani.

Langkah nyata itu salah satunya adalah penyelenggaraan forum PUIC (Parliamentary Union of the OIC) yang akan digelar di Jakarta, 12–15 Mei mendatang, serta rencana pemberangkatan tim medis ketiga ke Gaza pada Juli. Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havaz Oegroseno turut menyampaikan apresiasi mendalam.

Baca juga : Safari Ramadhan BAZNAS RI-MUI, Himpun Infak Kemanusiaan Palestina Rp2 M

“Atas nama Menlu dan pemerintah, kami berterima kasih karena rakyat Indonesia diberikan ruang untuk mendengar langsung dari para saksi kemanusiaan,” ujarnya. Kisah dari lapangan menjadi inti dari acara. Dr. Prita, salah satu anggota tim medis BSMI, menyampaikan dengan suara bergetar:

“Bayi-bayi lahir prematur. Para ibu tidak bisa menyusui karena gizi minim. Ini bukan statistik, ini nyata kami lihat sendiri.” Dr. Harfindo menambahkan, luka-luka akibat serangan sangat sulit sembuh karena kekurangan asupan protein.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Infak Kemanusiaan Palestina Tahap 2 Lewat BAZNAS

Sementara Ketua Tim Medis, Prof. Dr. Basuki, menekankan bahwa misi ini adalah kerja bersama umat manusia. “Kami bahu membahu dengan dokter dari Inggris, Yordania, Qatar, bahkan Yunani dan Kanada yang non-Muslim.

Ini bukan soal agama—ini soal kemanusiaan.” BAZNAS juga menyatakan komitmennya dalam menyalurkan zakat untuk bantuan kemanusiaan, sementara Kementerian Sosial menyiapkan dukungan bagi para pengungsi Palestina yang datang ke Indonesia. Di akhir acara, Mardani menyerukan seruan universal: “Kita tidak cukup hanya mengutuk kekejaman. Kita harus terus menguatkan solidaritas dan kolaborasi nyata untuk Palestina. Karena kemanusiaan adalah milik bersama.” (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal