LampuHijau.co.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengecam tindakan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera.
Pasalnya, Mardani mengolok-ngolok Partai Gelora dalam ‘Silahturahmi Nasional BKSAP dengan Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina’ di Jakarta, Selasa (21/1/2025) sore lalu.
Mahfuz Sidik pun bereksi keras terhadap pelecehan yang dilakukan oleh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) itu. "Astaghfirullah, serendah itu perilaku Mardani Ali Sera, politisi PKS dan Ketua BKSAP DPR RI,” katanya dalam keterangannya, Kamis (23/1/2025).
Sekadar informasi, Silahturahmi Nasional BKSAP dengan Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina ini difasilitasi dan digelar atas undangan Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Bidang Politik dan Keamanan atau Korpolkam Sufmi Dasco Ahmad. Acara berlangsung di Ruang Abbudl Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.
Pada acara itu, Wakil Ketua MPR dari PKS Hidayat Nur Wahid didaulat untuk membuka Silahturahmi Nasional yang dihadiri 103 ormas dan lembaga. Selain itu, dihadiri Wakil Ketua BKSAP dari Partai Golkar Ravindra Hartarto, Wakil Ketua Baznas RI Mokhamad Mahdum, serta Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Andy Rachmianto sebagai narasumber.
Setelah itu, Mardani Ali Sera mempersilahkan beberapa perwakilan Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina menyampaikan apa yang sudah dilakukan organisasinya untuk membantu Palestina.
Tiba giliran Hadi Nur Rahmat dari Pusat Dokumentasi Islam Indonesia atau Pusdok Tamadun menyampaikan capaian organisasinya dalam membantu Palestina.
"Pusdok Tamadun sudah mengoleksi 280.000 koleksi perjuangan Indonesia Palestina. Dan Alhamduillah kami sudah mengumpulkan ini selama 19 tahun,” kata Hadi Nur.
Mardani kemudian menyela apa yang disampaikan Hadi Nur Rahmat. “Masya Allah, kita bisa pameran tuh di DPR,” kata Mardani.
Hadi Nur Rahmat pun menjawab, "Insya Allah, kami sudah bekerja sama dengan berbagai fraksi partai, dengan Gerindra, termasuk dengan PDIP, dengan PKS, Gelora dan sebagainya”.
Tiba-tiba Mardani Ali Sera memotong pernyataan Hadi Nur Rahmat. “PKS jangan dekatin ke Gelora, hahaha … becanda … hahaha,” kata Mardani sambil tertawa terkekeh-kekeh.
Peserta yang mendengar candaan Mardani yang tidak lucu dan bernada olok-olok atau pelecehan itu, ikut tertawa. Hadi Nur Rahmat juga ikut tertawa terbahak-bahak.
“Siap, Insya Allah,” kata Hadi Nur.
Mardani pun menimpali Hadi. “Eh, teman-teman lah (Gelora) ini stad (ustad)".
Hadi Nur Rahmat pun kembali tertawa terbahak-bahak, sambil mengatakan, "Insya Allah, ini nggak terekam kok Pak”.
Padahal kegiatan tersebut ditayangkan secara langsung di kanal YouTube TVR Parlemen. Politisi PKS ini terlihat masih terpingkal-pingkal atas candaannya ke Partai Gelora itu.
“Enggak, kenapa? Saya bercanda kok,” kata Mardani sambil terkekeh-kekeh.
Olok-olok Mardani kepada Partai Gelora pub viral menjadi Reels di Faceboook, diviralkan oleh akun Deddy Mariadi dengan judul “Tak pantas @mardani ali sera becanda kaek gitu".
Nitizen pun dibuat geram dan menanggapinya. Seperti akun Trisula Maut,” Efek tidak dapat JATAH MENTRI jadi Gitu DAH SAPI OMPONG”.
Lalu, akun Wa Adiati mengatakan,”Kebenciannya SDH menggerogoti hatinya. Walau mau dikemas dg alasan bercanda org jg SDH tau. Akankah rasa bencinya ia bawa sampe mati?”.
Sementara akun Agung Purwono mengatakan,”Ketika orang tidak ada prestasi, langkah konyol adalah cara menarik perhatian 😂”.
Menurut Mahfuz Sidik, perilaku dan tindakan Mardani Ali Sera sebagai Ketua BKSAP DPR sangat memalukan dan tidak pantas, karena acara tersebut, adalah acara resmi kelembagaan DPR.
Pasalnya yang diundang adalah berbagai ormas dan lembaga kemanusiaan, salah satunya adalah Baznas RI. Bahkan Baznas dalam kesempatan itu, juga menjadi narasumber bersama dengan perwakilan Kemenlu bersama dirinya di depan.
“Apakah pantas dan bermoral seorang Ketua BKSAP DPR bercanda dengan merendahkan parpol lain dengan nada permusuhan? Meski berdalih bercanda, apakah forum yang berbicara tentang membantu Palestina itu layak jadi forum bercanda?” tegas Mahfuz.
Untuk itu, Sekjen Partai Gelora ini meminta agar Pimpinan DPR segera menindaklanjuti kasus itu, ke Mahkamah Kehormatan Dewah (MKD). Hal ini agar MKD memberikan teguran keras kepada Mardani Ali Sera.
“Mardani Ali Sera ditegur keras dan diberikan sanksi. Pejabat publik jangan memberi contoh buruk kepada rakyat,” pungkas Ketua Komisi I DPR Periode 2010-2017 ini. (Asp)