Harkodia 2024, Kementan Berkomitmen Perangi Korupsi Secara Revolusioner

Selasa, 10 Desember 2024, 18:44 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat Indonesia untuk bergerak bersama mewujdukan swasembada pangan dengan meneguhkan kembali semangat anti korupsi secara masif dan revolusioner. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa prilaku jahat seperti korupsi akan ditindak tegas terutama bagi siapa saja yang mencoba menghambat jalanya produksi nasional.

Sebagai langkah kongkrit, Mentan telah mencopot sejumlah pejabat baik dari eselon III maupun II yang telah mencoreng nama baik institusi pertanian. Mereka yang terlibat bahkan sudah dikirim untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Oleh karena itu, kata Mentan, dirinya tidak akan pandang bulu dalam memberantas praktek korupsi di kementan. Dia ingin, pemberantasan korupsi bukan sekadar jargon, tetapi langkah konkret untuk memastikan akuntabilitas.

“Saya tegaskan jangan ada titipan-titipan jabatan maupun proyek di Kementan. Dan ingat, bila ada yang melanggar aku kasih sanksi berat sampai pemecatan,” katanya. Sebelumnya Mentan telah meminta para pejabat di lingkup Kementan untuk menekan pakta integritas sebagai wujud nyata dalam menjaga integritas dan transparansi terutama dalam melaksanakan tugas.

Baca juga : KPK Paparkan Strategi Pemberantasan Korupsi kepada Pejabat Subang

“Kita tidak boleh bermain-main. Sesuai arahan Bapak Presiden, kita harus melakukan pencegahan dan menghentikan praktik korupsi, nepotisme, dan kolusi. Itu semua tidak boleh terjadi,” katanya. “Tidak boleh ada yang menggoda Kementan, dan Kementan juga tidak boleh tergoda untuk bermain-main. Kami berharap Kementan dapat mencapai swasembada pangan secara terhormat,” tambahnya.

Sebagai informasi, Kementerian Pertanian telah memiliki program pencegahan seperti cara cepat lapor pengaduan melalui kanal Kaldu Emas sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, sumbang pikiran dan saran perbaikan. Selain itu, ada juga wistleblower system sebagai fasilitas yang dapat digunakan untuk melaporkan aduan. Ada juga aplikasi Si-Intan sebagai sarana komunikasi bagi pegawai yang ingin melaporkan aduan. Aplikasi ini juga mencantumkan kontak aduan melalui nomor 081112122023.

Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan sebelumnya meminta semua pihak dari unsur pimpinan daerah dan pusat untuk fokus pada peningkatan produksi sebagai wujud visi besar asta cita dalam mencapai swasembada. Presiden ingin, capaian swasmebada dapat terealisasi dalam 3 tahun ke depan. Mengenai hal ini, Inspektur Investigasi (Inves) Kementerian Pertanian, Brigjen Kurniawan Affandi mengatakan bahwa swasembada pangan merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam asta cita dan harus direalisasikan secara optimal.

Baca juga : Pilkada 2024, KPU Kota Depok Tetapkan Sembilan Lapangan Kampanye Terbuka

Untuk diketahui, Asta Cita merupakan 8 misi yang diusung Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, terutama dalam bidang ketahanan pangan nasional. “Karena itu pada peringatan hari anti korupsi sedunia tahun 2024, ini kita jadikan sebagai momentum peneguhan bagi seluruh pegawai kementan untuk menegakkan budaya anti korupsi dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan program strategi bapak Menteri Pertanian dan visi besar Bapak Presiden yang tertuang pada asta cita. Karena itu semangat anti korupsi harus masif dan revolusioner,” ujar Kurniawan pada kegiatan pekan hari anti korupsi sedunia (Harkodia) di Kantor Pusat Kementan, Selasa, 10 Desember 2024.

Kurniawan mengatakan, semangat anti korupsi harus terus menggelora mengingat sektor pertanian adalah sektor yang sangat penting dalam mengokohkan kebangsaan dan juga kesejahteraan rakyat. Baginya, pertanian merupakan jantung kehidupan yang harus dijaga bersama-sama. Saat ini kementeian pertanian tengah mengerjakan dua konsep besar yaitu intensifikasi atau optimasi lahan (oplah) maupun ekstensifikasi atau cetak sawah baru.

Kedua konsep itu dijalankan di sejumlah daerah yang memiliki luasan lahan produktif. Kurniawan menambahkan, komitmen anti korupsi harus menjadi prilaku sehari-hari sebagai contoh dan teladan bagi masyarakat yang mengharapkan pelayanan negara khususnya di sektor pertanian. “Kami berkomitmen akan, membangun budaya anti korupsi secara terus menerus, meningkatkan pengawasan dan juga pencegahan terhadap tindakan koruptif termasuk melakukan kerjasama secara intensif dengan APH (aparat penegak hukum) dalam rangka mereduksi prilaku koruptif,” katanya.

Baca juga : Kapolresta Cirebon Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Informasi tambahan, kegiatan pekan hari anti korupsi kementerian pertanian dilaksanakan dalam beberapa kegiatan yang salah satunya dilakukan dalam bentuk lomba puisi dan stand up comedy. Para peserta berasal dari direktorat teknis dan badan-badan yang ada di kementan. Kegiatan ini diharapkan mampu mempengaruhi pihak lain untuk tidak melakukan perilaku koruptif. “Sekali lagi, perlu meneguhkan integritas untuk melawan praktek korupsi sehingga program swasembada yang dijalankan ini segera dapat terlaksana dan terakselerasi,” jelasnya. (SEP)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal