LampuHijau.co.id - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) H. Achmad Farial memberikan warning atau peringatan keras bahwa partai berlambang kakbah bisa tinggal nama, jika raihan suaranya di bawah enam juta.
"Saya hanya minta, kita harus bersama-sama memperjuangkan PPP supaya dapat suara lebih. Kalau di Kabupaten Bogor ini kita bisa dapat suara 300 ribu, ya alhamdulillah. Kita harus bisa tembus di angka 6 juta suara untuk eksis di nasional. Bila di bawah 6 juta, maka PPP tinggal nama," ujar Farial. Politisi senior PPP itu mengatakan hal ini dalam Acara Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga : Pasar Bersih dan Sehat Jadi Target Perumda Pasar Jaya di Hari Jadi Ke-52
Acara yang digelar H. Achmad Farial selaku anggota DPR/MPR RI (A-517), Daerah Pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) dari PPP ini diadakan pada Selasa (26/3/2019) di Hotel Olympic Sentul, Jalan Olympic Raya, Kabupaten Bogor.
Pria dermawan ini pun membakar dan memompa semangat kader militan partai berlambang kakbah, agar PPP bisa lolos parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen Pemilu 2019 yakni 4 persen. "Di provinsi lain kita tinggal mencari sekitar 5,7 juta suara supaya PPP bisa dapat 6 juta suara secara nasional. Kalau suara kita tidak naik, minimal kita bisa aman di posisi 6 besar secara nasional dan minimal dapat 1 kursi DPR dari Kabupaten Bogor," tegasnya di hadapan peserta yang sebagian besar diikuti pengurus anak cabang PPP Kabupaten Bogor.
Baca juga : Viral Foto Saweran Mesum, Pamela Ngaku Harga Dirinya Jatuh
Anggota DPR yang rajin turun ke masyarakat itu menyadari, saat ini partainya sedang diterpa 'bencana' pasca ditangkapnya mantan Ketua Umum PPP Romahurmuzy (Romi) karena kasus suap/korupsi. "Saya berharap kader jangan cari uang di partai. Jangan sampai halalkan AD/ART seperti dalam penetapan plt. ketua umum PPP yang baru. Tapi, kita diam saja karena fokus hadapi Pemilu. Saya ingin katakan juga, PPP Kabupaten Bogor jangan sampai tercoreng lagi namanya seperti 5 tahun lalu," imbuhnya.
Meski partainya terpuruk, Farial yakin dan optimis setelah Pemilu 2019, PPP bisa bangkit. "Saya yakin setelah Pemilu bisa bangkit. Tolong para kader militan PPP harus maksimal sekuat tenaga bangkit dan berjuang mati-matian untuk PPP. Saya sendiri bukan yang terbaik sebagai caleg. Masih banyak yang terbaik. Pilih yang terbaik agar PPP lolos di Pemilu 2019," ucapnya merendah.
Baca juga : Kaki Jenjang Olla Ramlan Jadi Bahan Perdebatan
Caleg DPR RI dari PPP No. 2 Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) itu memaparkan, bantuan yang telah diberikan pada masyarakat Kabupaten Bogor selama menjadi wakil rakyat. "Mesin pencacah sampah, motor sampah, lampu penerangan jalan, penghijauan, sumur bor dan lainnya semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Yang masih jadi PR saya adalah saya ingin bikin Perguruan Tinggi di Bogor barat," tandas anggota Komisi VII DPR itu.
Di tempat yang sama, politisi senior PPP di Kabupaten Bogor, H. Taufik juga meyakini partainya akan bangkit. "Kita memang prihatin dengan kondisi PPP secara nasional. Tapi, saya punya keyakinan, Insya Allah PPP akan tetap bangkit di Kabupaten Bogor. Mari kita bersama-sama besarkan PPP supaya tetap ada dan jaya di Pemilu seperti yang diinginkan Pak H. Achmad Farial," tukas mantan anggota DPRD Kabupaten Bogor dari PPP itu. (AGS)