Legislator PDIP Stevano Usul Jaksa Agung Diberi Gelar Bapak Restorative Justice Nasional

Kamis, 14 Nopember 2024, 10:40 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Anggota Komisi III DPR RI Stevano Rizki Adranacus mengapresiasi kerja Jaksa Agung ST Burhanuddin. Ia menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) di bawah kepemimpinan Burhanuddin dinilai pro aktif menggaungkan Restorative Justice (RJ) untuk masyarakat kecil. Stevano mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama dengan Kejagung.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu juga mengusulkan jika Kejagung diberi gelar 'Bapak Restorative Justice Nasional'. "Pertama, Bapak selalu menegaskan kepada seluruh Jaksa untuk mengedepankan Restorative Justice (RJ) dalam melakukan pemidanaan terhadap kasus-kasus masyarakat kecil. Mungkin Kejaksaan adalah salah satu lembaga penegak hukum yang paling pro aktif menggaungkan prinsip RJ ini. Bahkan saya usul pimpinan berikan atau julukan Kejagung Bapak Restorative Justice Indonesia," kata Stevano dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, (13/11/ 2024).

Selain itu, Burhanuddin dinilainya menunjukkan keberanian dan ketegasan dalam mengusut kasus korupsi besar. Menurutnya, Burhanuddin telah menyelamatkan perekonomian negara. "Bapak menunjukan keberanian dan ketegasan dalam mengusut kasus-kasus korupsi besar. Kami apresiasi betul upaya Jaksa Agung dalam menyelematkan perekonomian negara," ujar Stevano.

Baca juga : Pererat Silaturahmi, PK PMII STIE Miftahul Huda Subang Gelar Makrab di Curug Cijalu

Lebih lanjut Ia mengatakan, kepemimpinan Burhanuddin menunjukan dua sisi kemanusiaan dan ketegasan yang bisa diaplikasikan secara proporsional. Legislator muda asal Dapil NTT itu pun setuju dengan cara penegakan hukum Kejagung di bawah kepemimpinan Burhanuddin yang mengedepankan keadilan untuk masyarakat bawah dan ketegasan untuk masyarakat atas.

Pada kesempatan itu, Stevano juga memberikan masukan kepada Burhanuddin agar Kejagung mengedepankan kepastian hukum. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto concern betul dalam swasembada pangan dan hilirisasi ekonomi.

"Pesan kami Pak agar Kejaksaan bisa benar-benar mengawal dan mendukung kebijakan mulia Presiden. Sebab, tidak bisa dipungkiri di lapangan pasti akan banyak terjadi trial and error. Diharapkan Kejaksaan bisa arif dan bijaksana dalam mengawal kebijakan-kebijakan di lapangan," tutur Stevano.

Baca juga : Polres Metro Jakarta Pusat Terapkan Restorative Justice Terhadap Ratusan Pengguna Narkoba

Bahkan, dirinya tidak menginginkan pemidanaan hanya sebatas dengan pendekatan legalistik. Pasalnya, tidak semua pelaku memiliki niat jahat melainkan hanya karena ketidaktahuan. "Jangan sampai melakukan pemidanaan dgn pendekatan Legalistik saja. Siapa tau banyak pelaku di lapangan yang tidak memiliki niat jahat tapi hanya karena ketidaktahuan malah dipidana," tambahnya.

Stevano juga memberikan rasa hormat kepada para Jaksa di NTT. Dia melihat adanya motivasi dan semangat para jaksa di NTT untuk menegakkan keadilan. Untuk itu, dia meminta Kejagung memperhatikan kekurangan sarana dan prasarana Jaksa di NTT. Khususnya, terkait sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kejaksaan NTT.

"Saya dapat info perkara pidsus di NTT sangat banyak tapi sangat minim SDM. Plus, kami minta untuk Jaksa putra daerah NTT ditambah kuota khususnya seperti di Kalimantan dan Papua. Sebab NTT memiliki adat dan budaya yang sangat kental. Dalam beberapa pengungkapan kasus diperlukan Jaksa yang benar-benar mengerti kearifan lokal NTT Pak. Lalu dari dukungan sarana prasarana, NTT yang memiliki geografis yang sulit, para jaksa memiliki kesulitan mobilitas untuk pergi antar pulau mengusut kasus-kasus besar. Kami mohon support anggaran dan prasarananya Pak," ungkap Stevano.

Baca juga : Pelajar SMAN 1 Serangpanjang Diberikan Penyuluhan Bahaya Bullying dan Narkoba

Sementara itu, Stevano tak lupa mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Burhanuddin sebagai Jaksa Agung di pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, keputusan Prabowo untuk menunjuk kembali Burhanuddin sebagai pimpinan Korps Adhyaksa sudah tepat. "Kami di Komisi 3 merasa ini adalah sebuah keputusan yang sangat tepat karena Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Bapak telah menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh Publik berdasarkan survei Indikator di tahun 2024 ini," pungkas Stevano. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal